
Pemkab Kebumen Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen kini tengah menggalang bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh. Gerakan ini dinamakan "Kebumen Peduli" dan diluncurkan oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani.
Gerakan tersebut diumumkan bersamaan dengan dikeluarkannya surat edaran Nomor 300.2/2282 Tahun 2025 tentang penggalangan dana untuk masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Surat edaran ini menjadi dasar bagi seluruh masyarakat dan instansi untuk berpartisipasi dalam membantu para korban.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyampaikan bahwa gerakan ini tidak bertujuan memaksa siapa pun untuk berkontribusi, tetapi lebih pada bentuk kepedulian sesama manusia. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kebumen membuka ruang bagi masyarakat untuk berbagi melalui penggalangan dana yang dikoordinasikan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
"Tujuan utamanya adalah untuk meringankan beban para korban bencana alam. Kami hanya ingin menunjukkan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab untuk saling membantu," ujarnya saat memberikan pernyataan pada Jumat (12/12/2025).
Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen, Edi Rianto, menambahkan bahwa Pemkab Kebumen akan menyalurkan bantuan dari APBD dan Korpri dengan total nilai sebesar Rp 225 juta. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah setempat untuk mendukung upaya penanggulangan bencana di daerah lain.
Menurutnya, surat edaran tersebut juga berisi imbauan kepada masyarakat umum, baik yang bekerja di lingkungan pemerintah maupun luar pemerintah, untuk ikut serta dalam gerakan peduli ini. Mereka dapat menyalurkan bantuan melalui PMI dan Baznas yang telah ditunjuk sebagai mitra dalam pengelolaan dana.
- Bantuan yang diterima akan digunakan untuk kebutuhan pokok seperti makanan, air minum, tempat tinggal sementara, dan layanan kesehatan.
- Proses pengumpulan dana akan dilakukan secara transparan dan terbuka, sehingga masyarakat dapat memantau perkembangannya.
- Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan sesuai kebutuhan korban bencana dan akan dipantau oleh lembaga terkait.
Dalam rangka memperluas partisipasi masyarakat, Pemkab Kebumen juga mengajak organisasi kemasyarakatan, kelompok-kelompok sosial, dan individu untuk turut serta dalam gerakan ini. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga amil, diharapkan bantuan bisa segera sampai kepada korban yang membutuhkan.
Gerakan Kebumen Peduli ini juga menjadi contoh nyata dari solidaritas dan kepedulian yang bisa muncul dari suatu daerah terhadap wilayah lain yang sedang menghadapi kesulitan. Dengan langkah-langkah yang terstruktur dan koordinasi yang baik, harapan besar dipegang bahwa bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi para korban bencana.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar