
Kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Kabupaten Muara Enim
Pemkab Muara Enim melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Kabupaten Muara Enim Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Hotel Griya Serasan Sekundang Muara Enim, Senin (8/12/2025). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia dan profesionalitas para pegawai pemerintah.
Kepala BKPSDM Muara Enim, Harson Sunardi, menjelaskan bahwa jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten tersebut saat ini mencapai 14.104 orang, terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 6.071 orang dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 8.033 orang.
Menurut Harson, PPPK merupakan bagian dari aparatur sipil negara yang memiliki tugas, fungsi, dan tanggung jawab yang sama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, orientasi ini bukan sekadar kegiatan formalitas tetapi sebuah keputusan mendesak untuk membentuk ASN PPPK yang memahami nilai-nilai dasar ASN, mengetahui kedudukan, peran, hak, dan kewajibannya serta mampu menjalankan tugas pelayanan dengan proporsional.
Masalah yang Dihadapi ASN PPPK
Harson menyatakan bahwa saat ini masih banyak ASN PPPK yang belum memahami tupoksi di perangkat daerah masing-masing. Sebagian dari mereka masih bingung dengan alur kerja, prosedur administrasi, maupun mekanisme pelaporan. Hal-hal seperti ini tentu harus segera dituntaskan.
Realitanya yang terjadi di lapangan, terdapat sejumlah laporan dan catatan mengenai sikap dan perilaku kerja sebagai ASN PPPK yang belum mencerminkan nilai dasar ASN berakhlak. Beberapa di antaranya menunjukkan kurangnya disiplin, inisiatif, penghormatan terhadap atasan, etika organisasi, serta ketidaksiapan untuk bekerja dalam tim.
Tanggung Jawab Moral dan Integritas
Harson menegaskan bahwa menjadi ASN tidak semata-mata memperoleh pekerjaan tetapi berkomitmen menjadi pelayan masyarakat. Melalui orientasi ini, ia menekankan bahwa pembentukan karakter dan etika kerja akan menjadi ukuran utama.
Untuk itu, para peserta orientasi tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu mengubah pola pikir dan pola kerja menjadi lebih profesional, disiplin, dan berintegritas.
Harapan dan Komitmen Pemerintah
Harson berharap dengan orientasi ini, para ASN PPPK benar-benar memahami kedudukan sebagai aparatur sipil negara, yaitu melayani masyarakat bukan dilayani, serta meningkatkan kompetensi dasar tentang peraturan kepegawaian, pelayanan publik, dan etika pemerintahan.
Diharapkan adanya perubahan sikap dan perilaku kerja yang lebih baik, seperti disiplin waktu, komunikasi yang sopan, menghargai pimpinan dan rekan kerja, serta semangat untuk memberikan kontribusi nyata di unit masing-masing. Dengan begitu, terbentuknya semangat loyalitas dan kebanggaan menjadi bagian dari pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Visi Misi Pemerintah Kabupaten Muara Enim
Adanya peningkatan kesejahteraan yang sudah diterima saat ini tentunya harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan dan SDM. Hal ini akan menunjang visi misi pemerintah Pemkab Muara Enim yang dikenal dengan nama “Muara Enim bangkit rakyat sejahtera” yang bertujuan untuk maju dan berkelanjutan.
Kebutuhan ASN yang Siap Bekerja
Kedepannya, Pemkab Muara Enim membutuhkan ASN yang siap bekerja, siap belajar, dan siap berubah. Pemerintah berkomitmen menyediakan ruang pembinaan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi bagi seluruh ASN termasuk PPPK. Namun, komitmen pemerintah ini harus dibalas dengan komitmen pribadi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kinerja.
Harson mengajak seluruh peserta untuk meninggalkan pola kerja lama yang tidak produktif dan tidak proporsional. Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja baru yang jujur, disiplin, inovatif, melayani, dan bertanggung jawab.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar