Pemkab Padang Pariaman dan RS Unand Gelar Pengobatan Massal di Talao Mundam dengan 5 Dokter Spesiali

Pemkab Padang Pariaman dan RS Unand Gelar Pengobatan Massal di Talao Mundam dengan 5 Dokter Spesialis

Aksi Kemanusiaan Pengobatan Massal untuk Warga Terdampak Bencana

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Andalas (RS UNAND) menggelar aksi kemanusian berupa pengobatan massal bagi warga terdampak bencana di Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (26/12/2025) dan dipusatkan di Poskesri Kampuang Tangah.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam pemulihan kesehatan masyarakat setelah wilayah tersebut dilanda rentetan bencana alam, yaitu banjir dan angin puting beliung. Berdasarkan data lapangan, bencana tersebut menyebabkan puluhan rumah hanyut di sepanjang tepi Sungai Batang Anai serta kerusakan bangunan akibat puting beliung di wilayah Sparco.

Mewakili Bupati Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, DR. dr. Engga Lift Irwanto, Sp.OG (K), M.Kes, menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim medis RS UNAND atas kolaborasi nyata dalam membantu warga terdampak. Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk sinergi yang sangat berarti dalam upaya pemulihan pascabencana.

"Kami melihat langsung kondisi di lapangan, di mana warga tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga mulai terserang berbagai penyakit seperti infeksi saluran pernapasan (ISPA), penyakit kulit, demam, hingga hipertensi," ujar dr. Engga.

Dalam pengobatan massal ini, pelayanan yang diberikan mencakup berbagai layanan dokter spesialis, antara lain:

  • Spesialis Penyakit Dalam
  • Spesialis Jantung
  • Spesialis Anak
  • Spesialis Bedah
  • Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Layanan ini secara khusus menyasar kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu hamil, serta lansia yang berada di posko-posko pengungsian.

Selain pengobatan medis, dr. Engga juga memaparkan bahwa berbagai dukungan kemanusiaan telah mengalir dari berbagai organisasi profesi kesehatan. Ikatan Bidan Indonesia (IBI) memberikan bantuan sembako dan tenda, Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) melakukan healing therapy bagi anak-anak sekolah, serta dukungan dari PERSAGI, BPBD, dan para donatur lainnya.

"Sinergi lintas sektor inilah yang menjadi kekuatan kita untuk bangkit. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik hingga kondisi kesehatan masyarakat benar-benar pulih kembali," pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Bapak Syahrul Dt. Lung, Camat Batang Anai, Wali Nagari Katapiang, serta tokoh masyarakat setempat.

Manfaat dan Tujuan Pengobatan Massal

Pengobatan massal ini memiliki beberapa manfaat utama, termasuk:

  • Memastikan akses layanan kesehatan bagi warga yang terkena dampak bencana.
  • Mengidentifikasi dan menangani penyakit yang mungkin muncul akibat kondisi lingkungan yang tidak ideal.
  • Memberikan dukungan psikologis dan sosial bagi korban bencana.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, lembaga kesehatan, dan komunitas lokal dalam merespons situasi darurat.

Partisipasi Berbagai Pihak

Partisipasi aktif dari berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan kegiatan ini. Selain RS UNAND, banyak organisasi dan instansi lain juga ikut berkontribusi dalam mendukung kebutuhan warga terdampak. Misalnya:

  • IBI memberikan bantuan sembako dan tenda untuk kebutuhan dasar warga.
  • PTGMI melakukan kegiatan healing therapy untuk anak-anak, yang sangat penting dalam proses pemulihan emosional mereka.
  • PERSAGI dan BPBD memberikan dukungan logistik dan teknis.

Adanya partisipasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam membantu masyarakat yang sedang berjuang menghadapi bencana.

Peran Tokoh dan Masyarakat Lokal

Tokoh masyarakat dan pejabat setempat juga hadir dalam acara ini, menunjukkan dukungan moral dan politik terhadap kegiatan pengobatan massal. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan rasa aman bagi warga, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas dalam menghadapi tantangan.

Tindak Lanjut dan Komitmen

Meski acara ini telah berakhir, komitmen pemerintah dan mitra untuk terus memberikan bantuan dan layanan kesehatan tetap berlanjut. Dengan adanya pendampingan dan pemantauan berkelanjutan, diharapkan kondisi kesehatan masyarakat dapat pulih sepenuhnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan