
Seminar Pemulihan Sektor Pendidikan dan Penguatan Keamanan Sekolah di Kabupaten Sigi
Pemerintah Kabupaten Sigi menggelar seminar pemulihan sektor pendidikan dan penguatan keamanan sekolah. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Sigi, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sistem perlindungan masyarakat khususnya di bidang pendidikan yang berada di wilayah rawan bencana.
Seminar ini menampilkan dialog multipihak yang berfokus pada pembelajaran kebencanaan bekerja sama dengan Kobe University, Jepang. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, Prof. Aiko Sakurai dan Dr. Mizan dari Kobe University, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta mitra kebencanaan.
Wakil Bupati Sigi tampil mengenakan baju taktikal kemeja putih, pilihan busana yang melambangkan kesiapsiagaan, ketegasan, serta komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perlindungan masyarakat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan tim akademisi dari Jepang.
Pertama, saya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ibu Profesor Sakurai dan Bapak-Ibu dari Kobe University, kata Samuel. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi Sigi untuk belajar dari pengalaman Jepang dalam membangun sistem mitigasi bencana yang maju.
Kedatangan mereka sangat menarik dan akan membawa manfaat besar untuk Sigi. Kita akan belajar bagaimana tata kelola kebencanaan diterapkan di Jepang, dan hal-hal baik dari sana bisa kita adaptasi di daerah, ujarnya.
Salah satu poin utama yang didorong adalah upaya memasukkan materi pengelolaan kebencanaan ke dalam muatan lokal di tingkat SMP. Menurut Samuel, pendidikan kebencanaan sejak usia dini merupakan langkah strategis untuk membangun budaya sadar risiko.
Jika ini bisa diterapkan, maka pengenalan tentang bencana dapat diberikan sejak usia dini. Apalagi kita berada di wilayah rawan bencana, sehingga kurikulum kebencanaan ini memang wajib dan harus diterapkan, tegasnya.
Ia berharap hasil riset dan diskusi dengan Kobe University dapat melahirkan rekomendasi konkret bagi penguatan pendidikan kebencanaan di Kabupaten Sigi. Kita ingin hal-hal baik yang diterapkan di Jepang juga bisa dibangun di sini. Tujuan akhirnya adalah keselamatan dan kesiapsiagaan masyarakat Sigi, tambahnya.
Seminar ini menjadi langkah lanjutan Pemkab Sigi dalam membangun sistem pendidikan yang tangguh sekaligus meningkatkan kolaborasi internasional yang mendukung ketahanan daerah terhadap risiko bencana.
Fokus Utama Seminar
- Pembelajaran Kebencanaan: Acara ini menekankan pentingnya integrasi materi kebencanaan dalam kurikulum pendidikan.
- Kolaborasi Internasional: Kerja sama dengan Kobe University, Jepang, menjadi salah satu aspek utama dalam diskusi.
- Kesiapan dan Kesadaran Masyarakat: Pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko bencana.
- Penguatan Sistem Perlindungan: Upaya memperkuat sistem perlindungan masyarakat khususnya di sektor pendidikan.
Langkah Strategis untuk Masa Depan
- Pendidikan Awal: Memasukkan materi kebencanaan sejak usia dini untuk membangun budaya sadar risiko.
- Adaptasi Sistem: Mengadaptasi sistem mitigasi bencana yang telah terbukti sukses di Jepang.
- Rekomendasi Konkret: Hasil riset dan diskusi akan dijadikan dasar untuk penguatan pendidikan kebencanaan di Kabupaten Sigi.
- Keselamatan Masyarakat: Tujuan akhir dari semua inisiatif adalah menciptakan lingkungan yang aman dan siap menghadapi bencana.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar