Pemkot Surabaya Gelar Pertunjukan Srimulat Gratis, Hadirkan Tessi dan Kadir

Pertunjukan Srimulat Kembali Menghibur Warga Surabaya

Pemkot Surabaya kembali menampilkan pertunjukan komedi legendaris yang telah lama menjadi bagian dari budaya kota. Acara ini digelar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) dengan tajuk "Ada Apa dengan Srimulat" pada hari Sabtu, 27 Desember 2025. Pertunjukan ini berlangsung di Gedung Balai Budaya Surabaya mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

Acara yang dihadiri oleh banyak penonton ini akan memperlihatkan kehadiran bintang tamu utama, yaitu seniman senior Tessi dan Kadir. Mereka dikenal sebagai tokoh penting dalam dunia kesenian komedi Indonesia, terutama dalam bentuk pertunjukan Srimulat yang selalu mengundang tawa dan keakraban antara pemain dan penonton.

Kepala Disbudporapar Kota Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghidupkan kembali ruh kesenian yang telah menjadi identitas kota. Ia menyampaikan bahwa tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan kembali budaya yang sudah lama melekat di Surabaya kepada masyarakat luas.

“Tujuannya untuk memperkenalkan kembali budaya yang sudah mengakar kuat di Surabaya. Kita ingin mengundang seluruh masyarakat agar ramai-ramai datang menyaksikan,” ujarnya.

Hidayat Syah juga menyebutkan bahwa antusiasme warga terhadap kesenian tradisional di Surabaya belakangan ini menunjukkan tren positif. Contohnya, pementasan maestro ludruk Cak Kartolo pada tanggal 20 Desember kemarin berhasil menarik perhatian banyak orang.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Surabaya akan terus hadir sebagai wadah bagi para seniman untuk berekspresi sekaligus memberikan hiburan berkualitas yang bisa dinikmati oleh semua kalangan tanpa biaya. Hal ini dilakukan demi menjaga keberlanjutan seni dan budaya di kota tersebut.

Bagi masyarakat yang ingin bernostalgia dengan guyonan khas Srimulat, acara ini menjadi momen yang tidak boleh dilewatkan. Hidayat mengajak seluruh warga untuk datang dan menikmati sajian budaya ini bersama keluarga.

“Pemerintah Kota mewadahi para seniman kita. Acara ini terbuka gratis untuk seluruh masyarakat. Silakan datang dan nikmati sajian budaya ini bersama keluarga,” tambahnya.

Selain acara pada 27 Desember 2025, Pemkot Surabaya juga tengah menyiapkan rangkaian gelaran seni lainnya sebagai penutup tahun pada 31 Desember 2025 mendatang. Rencana ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan seni dan budaya di Surabaya.

Berbagai Acara Seni yang Menyemarakkan Tahun Baru

Tidak hanya pertunjukan Srimulat, Pemkot Surabaya juga merencanakan beberapa acara seni lainnya yang akan diselenggarakan pada akhir tahun. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pertunjukan musik tradisional yang menampilkan alat musik khas Jawa Timur
  • Pameran seni lukis dan kerajinan tangan khas Surabaya
  • Festival kuliner yang menggabungkan masakan tradisional dan modern
  • Konsertasi musik yang diisi oleh penyanyi lokal dan nasional

Dengan adanya berbagai acara ini, diharapkan masyarakat dapat lebih dekat dengan seni dan budaya yang ada di kota mereka sendiri. Selain itu, acara-acara ini juga bertujuan untuk memperkuat rasa cinta terhadap budaya daerah dan meningkatkan semangat kebersamaan antar warga.

Kesimpulan

Pertunjukan Srimulat yang digelar oleh Pemkot Surabaya tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya lokal. Dengan kehadiran seniman-seniman ternama dan acara-acara lainnya, masyarakat diharapkan dapat merasakan kekayaan budaya yang dimiliki oleh kota Surabaya.

Melalui inisiatif-inisiatif seperti ini, Pemkot Surabaya menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan seni dan budaya yang telah menjadi bagian dari identitas kota. Dengan demikian, generasi muda dapat lebih memahami dan menghargai warisan budaya yang telah diturunkan oleh nenek moyang mereka.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan