
Pemprov Kalsel Gelar Ekspose Reviu Desain Olahraga Daerah
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi menggelar kegiatan Ekspose Reviu Desain Olahraga Daerah (DOD) sebagai langkah strategis memperkuat arah kebijakan dan pengembangan olahraga Banua, di Banjarmasin. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, Pebriadin Hapiz.
Dalam sambutannya, Pebriadin menegaskan bahwa pembangunan olahraga tidak hanya berkaitan dengan kompetisi dan prestasi, tetapi juga menyasar kualitas sumber daya manusia, kesehatan masyarakat, hingga daya saing daerah.
Provinsi yang maju adalah provinsi dengan arah kebijakan olahraga yang jelas, terukur, dan selaras dengan potensi daerahnya. Dokumen ini bukan sekadar laporan teknis, tetapi peta jalan untuk membangun ekosistem olahraga Kalsel yang modern, profesional, dan berkelanjutan, ujar Pebriadin.
Reviu DOD yang dipaparkan oleh tim konsultan telah melalui kajian komprehensif, diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan langkah-langkah konkret pembenahan olahraga di Kalsel. Transformasi olahraga, menurut Pebriadin, harus dilakukan secara menyeluruh dan terstruktur, dengan fokus pada lima aspek prioritas:
-
Penguatan Tata Kelola Olahraga Daerah
Sinergi antara pemerintah, KONI, cabang olahraga, institusi pendidikan, dan sektor swasta menjadi kunci efektivitas pembinaan jangka panjang. -
Pemerataan Infrastruktur Olahraga
Akses fasilitas olahraga layak harus menjangkau seluruh Banua, tidak hanya perkotaan, untuk memperluas partisipasi masyarakat dan menemukan bibit atlet potensial. -
Pembinaan Atlet Modern Berbasis Teknologi
Penerapan sport science, teknologi, dan data analytics diperlukan agar latihan, evaluasi performa, dan pemetaan talenta berjalan modern dan terukur. -
Identifikasi Cabang Olahraga Unggulan
Fokus pembinaan diarahkan pada cabang olahraga dengan potensi prestasi tertinggi, demi hasil yang berdampak maksimal bagi peningkatan prestasi daerah. -
Peningkatan Partisipasi Masyarakat
Membangun budaya olahraga sejak dini akan menciptakan masyarakat sehat sekaligus melahirkan talenta baru, dari olahraga pendidikan, rekreasi, hingga prestasi.
Pebriadin menekankan bahwa dokumen DOD harus menjadi pedoman nyata, bukan sekadar formalitas administrasi, dan diharapkan seluruh pihak mengimplementasikan rekomendasi ini secara konsisten.
Kami berharap hasil reviu ini diterapkan secara berkelanjutan oleh semua pemangku kepentingan. Kalsel berkomitmen membangun ekosistem olahraga yang produktif, inklusif, dan berprestasi, pungkasnya.
Dengan strategi besar ini, Pemprov Kalsel menargetkan Banua menjadi salah satu lumbung atlet nasional, didukung fasilitas olahraga yang terus meningkat serta penyelenggaraan event olahraga berskala besar yang semakin sering digelar di masa mendatang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar