Pemprov Sulteng Berharap Forki Kota Palu Bentuk Mental Juara Karateka Sejak Dini

Pemprov Sulteng Berharap Forki Kota Palu Bentuk Mental Juara Karateka Sejak Dini

Pemerintah Sulawesi Tengah Berharap Forki Kota Palu Fokus pada Pembinaan Mental Juara

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memiliki harapan besar terhadap Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Palu. Selain fokus pada penjaringan atlet, pemerintah berharap Forki mampu menempa mental juara sejak usia dini.

Harapan ini disampaikan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Sulawesi Tengah, M Sadly Lesnusa, setelah membuka Karate Open Turnamen Forki Kota Palu yang digelar di Gelora Bumi Kaktus, Kota Palu, Sabtu (13/12/2025). Turnamen ini diikuti oleh ratusan karateka muda dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.

Menurut Sadly, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pembinaan atlet karate secara berkelanjutan di Sulawesi Tengah. Ia menyampaikan bahwa pemerintah provinsi serta pemerintah kota memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan turnamen yang digelar Forki Kota Palu hari ini.

Ia menilai langkah Forki Kota Palu menggelar turnamen dan pembinaan sejak dini patut diapresiasi. Meskipun kepengurusan Forki Kota Palu baru berjalan sekitar tiga bulan, namun sudah aktif melaksanakan berbagai kegiatan.

“Dalam waktu kurang lebih tiga bulan, sudah ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan. Ini menunjukkan pergerakan yang sangat cepat,” katanya.

Sadly juga menyebutkan bahwa pembinaan yang dilakukan Forki Kota Palu tidak hanya menyasar atlet, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas wasit, juri, serta pembinaan perguruan-perguruan karate yang ada di Kota Palu dan Sulawesi Tengah.

Pentingnya Regenerasi Atlet

Karate Open Turnamen Forki Kota Palu juga menjadi ajang penjaringan atlet dari berbagai kategori usia, mulai pra-pemula hingga kadet, sebagai bagian dari proses regenerasi atlet berprestasi. Menurut Sadly, regenerasi sangat penting agar prestasi karate Sulawesi Tengah tetap berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa Sulawesi Tengah selama ini telah melahirkan atlet karate yang mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional, namun jumlahnya masih perlu ditingkatkan.

“Tradisi prestasi ini harus terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya. Di sinilah peran Forki melalui kegiatan seperti ini,” jelasnya.

Fokus pada Pembinaan Mental Juara

Selain fisik dan teknik, pembinaan atlet ke depan tidak hanya berfokus pada fisik dan teknik, tetapi juga harus memperkuat mental juara dan mental bertanding. Sadly menyatakan bahwa sering kali atlet sudah bagus secara teknik dan fisik, tetapi mentalnya belum siap.

“Kita ingin atlet yang lengkap dan paripurna,” kata Sadly.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap melalui kegiatan Karate Open Turnamen Forki Kota Palu, akan lahir atlet-atlet karate yang mampu berprestasi secara berkelanjutan dan siap bersaing di ajang nasional maupun internasional.

“Kita berharap dari karateka Kota Palu dan Sulawesi Tengah ke depan akan lahir atlet nasional yang mampu memperkuat Indonesia di berbagai event,” pungkasnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan