Pencakar AC Milan 2025: Kekalahan Pahit, Kemenangan Membanggakan, dan Bintang Baru Muncul

Pencakar AC Milan 2025: Kekalahan Pahit, Kemenangan Membanggakan, dan Bintang Baru Muncul

AC Milan Menutup Tahun 2025 dengan Optimisme Tinggi

AC Milan menutup tahun 2025 dengan semangat yang tinggi dalam perburuan gelar Scudetto. Selama periode ini, klub berjuluk Rossoneri mengalami berbagai momen penting, baik itu kemenangan yang membanggakan maupun kekalahan yang menyedihkan. Tahun ini menjadi tahun yang penuh dinamika bagi para pemain dan penggemar.

Kemenangan Terbaik

Salah satu momen terbaik dalam perjalanan AC Milan di tahun 2025 adalah kemenangan 3-0 di semifinal Coppa Italia. Meskipun saat itu atmosfer di dalam klub sedang tidak stabil, laga tersebut memberikan kesempatan bagi para pendukung untuk merasakan kembali kegembiraan sepak bola. Meski kemenangan ini tidak membawa dampak besar dalam konteks juara, mengalahkan rival di laga "tandang" pada musim yang sulit tetap terasa sangat memuaskan.

Gol Terbaik

Gol yang dianggap sebagai yang terbaik sepanjang tahun adalah aksi Adrien Rabiot yang mencetak gol indah ke gawang Torino. Gol ini terlihat sempurna baik dalam tayangan lambat maupun pada kecepatan normal. Sebuah tendangan yang nyaris sempurna dan menjadi bukti bahwa AC Milan masih mampu menciptakan momen-momen istimewa.

Assist Terbaik

Christian Pulisic juga memberikan kontribusi luar biasa melalui assist brilian yang ia berikan kepada Alexis Saelemaekers. Dengan aksi luar biasanya, Pulisic berhasil membuat tim unggul atas Napoli. Aksi ini menunjukkan kemampuan dan visi bermainnya yang luar biasa.

Pemain Terbaik

Christian Pulisic layak dianggap sebagai pemain terbaik AC Milan tahun ini. Ia sering menjadi penentu dalam pertandingan, baik untuk membuka kebuntuan maupun mengunci kemenangan. Beban besar kerap berada di pundaknya, dan ia hampir selalu menjawabnya di momen-momen krusial. Ini membuatnya pantas mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik.

Momen Terbaik

Momen terbaik dalam tahun ini jatuh pada kembalinya Massimiliano Allegri ke AC Milan. Kepulangan Allegri menandai kembalinya AC Milan ke akar tradisinya, sesuatu yang telah lama dibutuhkan. Lebih dari itu, ia membawa kembali pengalaman dan ambisi. Enam bulan pertamanya di AC Milanello berjalan sangat positif, dan harapan besar diarahkan ke tahun 2026.

Bintang Baru Terbaik

Dalam kategori bintang baru, Davide Bartesaghi menjadi pilihan utama. Meskipun Alexis Saelemaekers juga menunjukkan performa yang baik, Bartesaghi lebih unggul dalam memanfaatkan kesempatan yang diberikan. Di usia 20 tahun, ia memiliki potensi besar untuk membangun warisan jangka panjang di AC Milan.

Laga Terburuk

Laga terburuk tahun ini adalah final Coppa Italia. Meski ada tanda-tanda AC Milan mulai bangkit sebelumnya, hasil yang didapat jauh dari harapan. Tim tampil jauh dari performa terbaiknya dan nyaris tidak menunjukkan semangat juang. Jika satu pertandingan bisa merangkum buruknya satu tahun, maka laga ini adalah contohnya.

Momen Terburuk

Momen terburuk juga mudah ditentukan: cekcok antara Sergio Conceição dan Davide Calabria di lapangan usai kemenangan atas Parma. Melihat pelatih dan kapten tim terlibat adu mulut seperti itu bukanlah pemandangan yang menyenangkan. Insiden tersebut justru mempertegas kesan adanya toksisitas di dalam klub. Sebuah momen yang lebih baik dilupakan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan