Pendiri Kalbe Dr Boen Dianugerahi BIG 40 Awards

Penghargaan BIG 40 Awards untuk Pendiri Kalbe Farma


Pendiri PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), Boenjamin Setiawan, mendapatkan penghargaan BIG 40 Awards dalam kategori Pharmaceutical Innovation Founder and Visionary. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi luar biasa yang telah diberikan oleh tokoh-tokoh, institusi, dan inovator dalam membangun ekosistem bisnis yang tangguh di Indonesia.

BIG 40 Awards merupakan puncak perayaan 40 tahun perjalanan Bisnis Indonesia. Selama empat dekade, media ini telah menjadi sumber informasi ekonomi dan bisnis yang terpercaya di tanah air. Ajang ini tidak hanya sekadar seremoni penghargaan, tetapi juga wujud refleksi atas perjalanan bangsa dalam menciptakan perubahan positif di berbagai sektor.

Penyerahan penghargaan dilakukan pada Senin (8/12/2025) dan diwakilkan oleh Head of Corporate External Communication Kalbe Farma, Hari Nugroho. Mendiang dr. Boen menerima penghargaan atas dedikasinya dalam bidang kesehatan, khususnya farmasi. Ia meninggal pada 4 April 2023 di usia ke-90 tahun setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Medistra dan dimakamkan di San Diego Hill, Karawang pada Sabtu, 8 April 2023.

Jejak Karier Dr. Boen di Dunia Kesehatan

Rekam jejak dr. Boen di dunia kesehatan dimulai setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, pada 1958. Sebelumnya, ia menamatkan SMP dan SMA di Jakarta. Pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah, pada 23 September 1933 itu kemudian melanjutkan pendidikan dokter spesialis hingga doktoral di University of California.

Setelah mendapatkan gelar PhD, dr. Boen kembali ke Indonesia dan menjadi dosen di FK-UI. Sepulang dari AS, ia mulai berbisnis pada 1963 melalui PT Farmindo. Sayangnya, perusahaan tersebut hanya bertahan beberapa tahun karena kurangnya pengalaman di bidang pemasaran.

Perjalanan Kalbe Farma

Boen kembali mendirikan perusahaan pabrik farmasi bernama Kalbe Farma bersama lima saudaranya dan seorang teman pada 10 September 1966. Bisnis ini menghadapi tantangan saat krisis 1998, sehingga Kalbe Farma sempat mengalami kesulitan finansial. Namun, perusahaan berhasil bertahan berkat pinjaman dari luar negeri.

Pada 1977, Kalbe Farma memperkuat bisnis farmasi melalui pendirian PT Dankos Laboratories. Di tahun 1985, perusahaan melakukan ekspansi ke produk kesehatan dengan akuisisi PT Bintang Toedjoe serta memperkuat usaha farmasi melalui akuisisi PT Hexpharm Jaya. Pada 1991, Kalbe Farma melakukan Penawaran Umum Perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham KLBF.

Ekspansi dan Kinerja Keuangan

Kalbe Farma terus melakukan aksi korporasi seperti akuisisi PT Sanghiang Perkasa dan konsolidasi bisnis nutrisi pada 1992. Pada 1997, perusahaan mengakuisisi merek Woods dan 80% saham PT Saka Farma Laboratories. Di tahun 2008, Kalbe Farma masuk ke bidang perdagangan alat-alat kesehatan dengan akuisisi PT Renalmed Tiara Utama. Pada 2012, perusahaan mengakuisisi 100% saham PT Hale International—perusahaan minuman kesehatan di Indonesia. Tahun 2014, Kalbe Farma juga mengakuisisi 100% saham PT Sanofi Indoneia.

Pada 2008, dr. Boen mundur dari jabatannya sebagai Presiden Komisaris Kalbe Farma. Forbes melaporkan bahwa ia fokus pada Stem Cell and Cancer Institute. Bahkan, satu tahun sebelum meninggal, dr. Boen dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia oleh Forbes. Nilai kekayaan dr. Boen dan keluarga pada 2022 diestimasi mencapai US$4,8 miliar atau sekitar Rp72 triliun (asumsi kurs Rp15.000 per dolar AS).

Pertumbuhan Kalbe Farma Saat Ini

Kini, Kalbe Farma menjadi salah satu perusahaan farmasi dan kesehatan terbesar di Indonesia dengan produk unggulan seperti Promag, Komix, Fatigon, dan Mixagrip. Di pasar modal, nilai kapitalisasi pasar KLBF mencapai Rp54 triliun. Dalam kinerja keuangan, KLBF menghimpun pendapatan Rp30,45 triliun pada 2023 dan Rp32,62 triliun pada 2024. Total aset perusahaan mencapai Rp29,43 triliun.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan