Ideologi NII di Jawa Barat Masih Menyebar
Di Jawa Barat, ideologi Negara Islam Indonesia (NII) masih terus menyebar meskipun telah lama dikenal sebagai gerakan pemberontakan yang bertujuan mendirikan negara berbasis syariat Islam. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Prabu Foundation, sebuah yayasan yang fokus pada pembinaan warga eks NII, hingga saat ini masih ada sekitar 262.000 warga yang memiliki ideologi NII. Gerakan ini terbagi dalam 41 faksi yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat.
Warga eks NII ini tidak hanya keluar dari NKRI secara individu, tetapi juga berkelompok dalam berbagai faksi. Mereka hidup bersama masyarakat umum dan melakukan aktivitas sehari-hari sambil merekrut warga lain untuk berpaling dari NKRI. Meski demikian, tidak sedikit dari mereka yang kini mulai kembali ke NKRI.
Acara Cabut Baiat dan Deklarasi NKRI
Pada Kamis 11 Desember 2025, di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Dinas Pendidikan Jabar, Kota Bandung, digelar acara cabut baiat dan deklarasi kembali ke NKRI. Sebanyak 280 orang warga eks NII dari sembilan wilayah mengikuti acara tersebut. Mereka berikrar kembali kepada NKRI di hadapan jajaran pemerintah seperti Polri, Pemprov Jabar, Kemenag, dan MUI.
Ketua Yayasan Prabu Foundation, Asep Muhargono, menjelaskan bahwa peserta yang kembali ke NKRI berasal dari tujuh faksi NII di Jawa Barat. Namun, jumlah tersebut hanya sebagian kecil dari total 41 faksi NII yang ada. Berdasarkan data tahun 2024 yang dikumpulkan melalui pendekatan langsung, masih ada 262.000 orang NII yang perlu diperhatikan.
Menurut Asep, pemerintah perlu hadir untuk mengatasi ancaman dari ideologi NII. "Jika dibiarkan akan membahayakan masa depan bangsa. Tak heran jika di Jawa Barat kemarin golput mencapai 40%, mungkin di antaranya ada NII," ujarnya.
Peran Pemerintah dan Masyarakat
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan bahwa setelah deklarasi kembali ke NKRI, masyarakat sekitar diharapkan dapat menerima para mantan warga NII dengan baik. Ia menekankan pentingnya membina kembali mereka karena mereka adalah warga Jawa Barat dan juga warga negara Indonesia.
Acara ini menjadi bukti bahwa meskipun ideologi NII masih ada, upaya untuk kembali ke NKRI terus dilakukan. Dengan partisipasi aktif dari pemerintah dan masyarakat, harapan besar diarahkan agar semua warga Indonesia bisa hidup dalam satu kesatuan.
Tantangan dan Solusi
Meskipun beberapa warga eks NII kembali ke NKRI, tantangan tetap ada. Banyak dari mereka yang masih memegang keyakinan lama dan perlu bimbingan lebih lanjut. Oleh karena itu, diperlukan program-program yang efektif untuk mengubah pandangan mereka dan memperkuat rasa cinta terhadap NKRI.
Beberapa solusi yang ditawarkan termasuk pendidikan karakter, penguatan nilai-nilai Pancasila, serta pengembangan ekonomi yang inklusif. Dengan pendekatan yang tepat, diharapkan ideologi NII dapat diminimalisir dan masyarakat bisa hidup dalam harmoni.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar