Pengacara: Inara Rusli Cabut Laporan Karena Patuhi Keinginan Insanul Fahmi


Inara Rusli memilih untuk menempuh jalur damai dengan suami sirinya, Insanul Fahmi. Perdamaian ini ditandai dengan pencabutan laporan polisi terkait dugaan penipuan yang sebelumnya dia ajukan terhadap Insanul Fahmi.

Kuasa hukum Inara, Deddy DJ, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan keinginan dari pihak Insanul Fahmi. Keputusan itu diambil setelah keduanya bertemu dan dijembatani oleh Buya Yahya.

"Menurut saya, ini adalah keinginan dari Insanul. Dia ingin tidak membuat masalah yang berlarut-larut," ujar Deddy DJ kepada wartawan di kawasan BSD, Tangerang Selatan, belum lama ini.


Selain itu, Inara juga menerima beberapa nasihat dari guru spiritualnya, Buya Yahya. Menurut Deddy DJ, Buya Yahya menekankan bahwa Inara memiliki kewajiban untuk tetap patuh kepada suaminya.

"Buya tahu bahwa Inara dan Insanul sudah menikah secara agama. Jadi, sebagai pasangan suami istri, mengapa harus ribut seperti itu? Bahkan, Buya menyampaikan bahwa 'kenapa kamu melaporkan suami sendiri?'."

Deddy DJ menambahkan bahwa setelah melakukan pertemuan, Inara mendapatkan masukan-masukan. Setelah mempertimbangkan matang-matang, akhirnya ia memutuskan untuk mencabut laporan dan berdamai.

"Bagi Mbak Inara, berdamai jauh lebih indah dan nyaman. Ini juga didasari oleh saran dari berbagai pihak," tambahnya.


Hubungan antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi terungkap saat istrinya, Wardatina Mawa, buka suara tentang dugaan perzinaan yang dilakukan oleh suaminya.

Inara merasa ditipu karena Insanul Fahmi mengaku telah bercerai dari Wardatina Mawa. Konflik ini sempat menjadi sorotan publik sebelum akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara damai.

Setelah melalui proses mediasi, Inara Rusli bersama kuasa hukumnya, Daru Quthny, pada Senin (29/12) mendatangi Polda Metro Jaya untuk mencabut laporan dugaan penipuan yang sebelumnya dia ajukan.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam keputusan Inara adalah:

  • Keinginan dari pihak Insanul Fahmi: Insanul ingin menghindari konflik yang berlarut-larut dan memilih jalur damai.
  • Saran dari guru spiritual: Buya Yahya memberikan nasehat bahwa Inara sebagai istri harus tetap taat kepada suaminya.
  • Pertimbangan logis: Penyelesaian masalah secara kekeluargaan dan restorative justice dinilai lebih baik daripada proses hukum yang panjang.
  • Pengaruh dari lingkungan sekitar: Berbagai pihak memberikan masukan yang memengaruhi keputusan Inara untuk berdamai.

Dengan pencabutan laporan tersebut, Inara dan Insanul Fahmi berharap dapat menyelesaikan konflik secara damai dan fokus pada kehidupan keluarga mereka.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan