
Ringkasan Berita:
- Sejumlah wisatawan mengeluhkan kondisi fasilitas yang dinilai kurang terawat.
- Dinas Pariwisata Bulukumba memastikan pihaknya akan segera membenahi fasilitas yang dikeluhkan wisatawan.
nurulamin.pro, BULUKUMBA– Objek wisata Pasir Putih Tanjung Bira dan Titik Nol Bira ramai dikunjungi wisatawan selama sepekan terakhir, menjelang perayaan Natal dan pergantian Tahun 2025 ke 2026.
Pengunjung datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan untuk berlibur dan menikmati panorama pantai.
Namun, di tengah ramainya kunjungan, sejumlah wisatawan mengeluhkan kondisi fasilitas yang dinilai kurang terawat.
Salah satunya disampaikan Resky, wisatawan asal Kota Makassar, yang mengaku kecewa saat berkunjung ke Titik Nol Bira.
Menurutnya, beberapa fasilitas dalam kondisi rusak, seperti jembatan kayu di atas laut yang baloknya patah, toilet yang tidak berfungsi, serta cat miniatur kapal pinisi yang tampak kusam.
“Tolonglah dinas terkait memperbaiki fasilitas itu. Kami datang jauh-jauh ke Bira, tapi fasilitasnya mengecewakan, terutama WC,” tulis Resky melalui media sosial.
Keluhan tersebut juga disampaikan dengan harapan mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba, Hamrina A Muri, memastikan pihaknya akan segera membenahi fasilitas yang dikeluhkan wisatawan.
“Saya baru dilantik bulan lalu setelah penetapan APBD. Kondisi ini sudah saya laporkan dan pimpinan sangat merespons karena memang membutuhkan perbaikan segera,” kata Hamrina saat dihubungi TribunBulukumba.com, Sabtu (3/1/2026).
Hamrina mengaku telah meninjau langsung lokasi yang dimaksud dan menilai sejumlah fasilitas sudah tidak layak digunakan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah siap mengalokasikan anggaran untuk perbaikan sarana dan prasarana di destinasi wisata unggulan tersebut.
“Pimpinan sudah siap mengalokasikan anggaran untuk perbaikan fasilitas di destinasi unggulan kita,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Dinas Pariwisata Bulukumba untuk menutup potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata.
Sejumlah objek wisata telah diinventarisasi untuk dibenahi secara bertahap ke depan. (*)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar