
Penjualan sepeda motor di pasar domestik selama bulan November 2025 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Data yang dirilis oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan bahwa distribusi dari pabrik ke diler mengalami penyusutan sebesar 11,3 persen dibandingkan September 2025.
Selama bulan ke-11 tahun ini, anggota AISI yang terdiri dari merek seperti Honda, Yamaha, Suzuki, TVS, dan Kawasaki hanya mampu menyalurkan sebanyak 523.591 unit sepeda motor. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan September yang mencapai 590.362 unit. Meskipun demikian, hasil September tetap menjadi bulan dengan penjualan tertinggi sepanjang tahun 2025, namun November justru menunjukkan penurunan kinerja.
Namun, meski mengalami penurunan, angka penjualan November 2025 masih lebih baik jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2024. Pada November 2024, total penjualan hanya mencapai 512.942 unit, sehingga November 2025 meningkat sebesar 2,08 persen.
Secara akumulasi, penjualan sepeda motor dari Januari hingga November 2025 telah melampaui capaian pada periode yang sama di tahun 2024. Total penjualan sepanjang 11 bulan pertama tahun ini mencapai 5.950.844 unit, sedangkan pada 2024 hanya sebesar 5.929.830 unit. Dengan demikian, secara keseluruhan, angka ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup positif.

Di sisi lain, pasar ekspor juga mengalami pelemahan. Contohnya, ekspor CBU (Completely Built Up) pada November mencapai 43.426 unit, sedikit lebih tinggi dibandingkan Oktober yang mencapai 49.009 unit. Namun, untuk ekspor CKD (Completely Knocked Down), jumlahnya turun sebesar 14,8 persen dibandingkan Oktober. Bulan November mencatatkan 609.521 unit, sedangkan Oktober mencapai 715.873 unit.
Selain itu, ekspor komponen juga mengalami penurunan. Jumlahnya turun dari 14,3 juta potong menjadi 12 juta potong.
Berikut rincian penjualan wholesales sepeda motor dari Januari hingga November 2025:
- Januari: 560.301 unit
- Februari: 581.277 unit
- Maret: 541.684 unit
- April: 406.691 unit
- Mei: 505.350 unit
- Juni: 509.326 unit
- Juli: 587.048 unit
- Agustus: 578.041 unit
- September: 567.173 unit
- Oktober: 590.362 unit
- November: 523.591 unit
Sementara itu, rincian penjualan wholesales sepeda motor dari Januari hingga November 2024 adalah sebagai berikut:
- Januari: 592.658 unit
- Februari: 558.685 unit
- Maret: 583.747 unit
- April: 419.136 unit
- Mei: 505.670 unit
- Juni: 511.098 unit
- Juli: 598.901 unit
- Agustus: 573.886 unit
- September: 528.715 unit
- Oktober: 544.392 unit
- November: 512.942 unit
Dengan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penjualan sepeda motor di pasar domestik mengalami fluktuasi sepanjang tahun 2025. Meskipun ada penurunan pada November, secara keseluruhan angka penjualan masih menunjukkan pertumbuhan yang positif dibandingkan tahun sebelumnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar