Penjualan Mulai Lancar, Ini Skema Kerja Sama Shell dan Pertamina

Ketersediaan BBM di SPBU Shell Kembali Normal

Setelah hampir tiga bulan mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), SPBU Shell kembali menyalurkan BBM jenis Shell Super. Sebelumnya, SPBU berwarna kuning ini hanya menyisakan BBM jenis Diesel. Kini, pasokan Shell Super telah tersedia setelah mendapat suplai sebanyak 100.000 barel dari Pertamina.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyaluran ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Tujuannya adalah untuk memperkuat kolaborasi antara Pertamina dengan badan usaha swasta dalam memenuhi kebutuhan BBM nasional.

Penyaluran kepada Shell Indonesia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga tidak hanya siap memenuhi kebutuhan BBM untuk jaringan SPBU Pertamina, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi operator SPBU swasta, ujarnya dalam keterangan tertulis.

Proses Penyaluran BBM Secara B2B

Proses penyaluran BBM ke Shell Indonesia dilakukan melalui skema business to business (B2B). Mekanisme yang digunakan mengikuti ketentuan yang berlaku. Hal ini mencakup beberapa tahapan seperti penetapan volume permintaan, tender pemasok yang mengacu pada prinsip Good Corporate Governance (GCG), konfirmasi kebutuhan, joint surveyor, mekanisme open book saat negosiasi komersial, hingga proses bongkar di SPBU swasta.

Komoditi BBM yang dipasok kepada BU Swasta yang dalam hal ini Shell Indonesia telah memenuhi seluruh requirements yang dimintakan dari BU Swasta sebagai bentuk komitmen tindak lanjut atas arahan pemerintah, tambah Roberth.

Pemenuhan Kebutuhan BBM oleh Pertamina

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah SPBU swasta mengalami kekosongan stok. Hal ini membuat operator swasta mulai membeli BBM dari Pertamina Patra Niaga. Sebelum menyalurkan ke Shell Indonesia, Pertamina Patra Niaga juga telah memasok BBM ke jaringan SPBU BP-AKR dan Vivo.

Dengan tambahan pasokan terbaru untuk Shell, total suplai ke seluruh badan usaha swasta mencapai 430.000 barel. Ini menunjukkan kapasitas suplai kami yang kuat, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan energi nasional, kata Roberth.

Persiapan Distribusi BBM oleh Shell Indonesia

Di sisi lain, Shell Indonesia menyatakan bahwa persiapan distribusi BBM ke jaringan SPBU tengah memasuki tahap akhir. President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, mengatakan bahwa BBM jenis bensin yang akan disalurkan berasal dari pasokan impor base fuel atau minyak murni dari Pertamina Patra Niaga.

Memasuki tahap akhir, ujar Ingrid dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa pasokan tersebut diperoleh melalui skema B2B antara Shell Indonesia dan Pertamina Patra Niaga. Produk bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin di jaringan SPBU Shell dari pasokan impor base fuel, ujarnya.

Informasi Ketersediaan BBM untuk Masyarakat

Ingrid menambahkan bahwa masyarakat dapat memantau informasi ketersediaan BBM jenis bensin melalui laman resmi, aplikasi, maupun layanan pelanggan Shell. Pembaruan informasi terkait ketersediaan produk BBM jenis bensin dapat diakses melalui saluran informasi Shell, tuturnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan