Penanganan Sampah Pasca Perayaan Tahun Baru di Jakarta
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencatat bahwa timbulan sampah sisa perayaan tahun baru mencapai 415 meter kubik atau setara dengan 91,41 ton. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 132 ton. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan dalam pengelolaan sampah selama perayaan.
Penanganan sampah dilakukan di sejumlah titik utama perayaan, antara lain kawasan Bundaran HI, Jalan Sudirman–MH Thamrin dan sekitarnya, Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD dan Bursa Efek Indonesia, Monas dan seluruh Jalan Medan Merdeka, Patung Pemuda Membangun, Lapangan Banteng, serta kawasan Istiqlal dan sekitarnya.
Terjunkan Ribuan Petugas

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa proses pembersihan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sejak malam hingga dini hari. Meski jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) meningkat dan hujan ringan sempat turun, sehingga pembersihan harus banyak dilakukan secara manual menggunakan sapu dan pengki. Basahan hujan membuat sampah menempel di jalan dan membuat berat sampah bertambah karena mengandung air.
“Ribuan petugas kebersihan kami kerahkan dengan dukungan armada pengangkut sampah agar Jakarta kembali bersih sebelum aktivitas warga dimulai. Mejelang Subuh tuntas semua, Jakarta kembali kinclong,” ujar Asep.
Penurunan Sampah karena Larangan Kembang Api

Ia menambahkan bahwa penurunan timbulan sampah tidak terlepas dari kebijakan pelarangan kembang api, kondisi cuaca, serta konsep perayaan tahun baru yang lebih sederhana dan bermakna. Selain itu, kebijakan tersebut juga berdampak positif terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.
“DLH juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas kebersihan yang tetap bekerja menjaga wajah kota,” katanya.
Kesadaran Warga Sangat Membantu Petugas

Tak lupa, Asep mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menjaga kebersihan dengan mengurangi sampah serta membuang sampah pada tempat-tempat yang telah disediakan. Kesadaran warga ini sangat membantu dan menjadi kunci terciptanya perayaan yang tertib, nyaman, dan bersih.
Donasi Warga Jakarta Terkumpul Rp3,1 Miliar di Malam Tahun Baru
Selain upaya pembersihan, masyarakat Jakarta juga menunjukkan kepedulian mereka melalui donasi yang terkumpul sebesar Rp3,1 miliar di malam pergantian tahun. Donasi ini digunakan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk bantuan sosial dan kebutuhan darurat.
Kala Warga Jakarta Terpukau Aksi Drone di Momen Pergantian Tahun 2026
Di tengah suasana malam pergantian tahun, warga Jakarta dihibur oleh aksi drone yang menampilkan pertunjukan cahaya dan musik. Pertunjukan ini menjadi salah satu momen yang menarik perhatian masyarakat dan menjadi bagian dari perayaan tahun baru yang lebih modern dan inovatif.
Diwarnai Hujan Gerimis, Warga Jakarta Sambut 2026
Meskipun diwarnai hujan gerimis, warga Jakarta tetap antusias menyambut tahun baru 2026. Hujan tidak mengurangi semangat masyarakat dalam merayakan pergantian tahun dengan berbagai kegiatan yang dilakukan di berbagai titik kota.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar