
Perbandingan Biaya Hidup Palembang dan Kalimantan
Meski Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2025 lebih tinggi dibandingkan Upah Minimum Regional (UMR) Kalimantan, biaya hidup di Kalimantan justru lebih besar. Palembang menawarkan kos murah, kuliner terjangkau, dan transportasi ekonomis sehingga pengeluaran bulanan relatif rendah. Sebaliknya, Balikpapan dan IKN di Kalimantan memiliki biaya sewa dan kebutuhan non-makanan yang tinggi, membuat pengeluaran bulanan bisa mencapai Rp 7,2 juta.
Estimasi Biaya Hidup di Palembang
Tempat Akomodasi (Tempat Tinggal)
Biaya sewa adalah komponen terbesar dari anggaran bulanan Anda:
- Kos/Kamar Kontrakan yang berada di pinggiran kota seperti Jakabaring hingga KM 12 diperkirakan estimasi biaya bulanan yakni berkisar Rp 500.000 - Rp 1.000.000 dengan fasilitas kamar standar non-AC.
- Kos Eksklusif/Apartemen Studio yang terletak di pusat kota seperti Ilir Barat atau Sekip memiliki estimasi biaya bulanan berkisar Rp 1.500.000 - Rp 2.500.000 dengan fasilitas AC, kamar mandi dalam, furniture.
- Kontrak Rumah (Tipe Kecil) berlokasi di pinggiran kota dengan estimasi biaya bulanan sebesar Rp 8.000.000 - Rp 15.000.000/tahun dengan fasilitas rumah sederhana 2 kamar tidur.
- Kontrak Rumah (Tipe Menengah) berlokasi di pusat kota atau perumahan elite berkisar Rp 25.000.000 - Rp 45.000.000/tahun, anda dapat menikmati fasilitas rumah 3 kamar tidur, dekat fasilitas umum.
Harga sewa akan melonjak jika lokasinya sangat dekat dengan Kampus (misalnya Unsri) atau pusat perbelanjaan (misalnya Palembang Icon).
Biaya Makanan dan Minuman
Bagi pecinta kuliner murah, kota Palembang adalah surga makanan enak dengan harga yang ramah di kantong:
- Makan murah/warung nasi estimasi Rp 15.000 - Rp 25.000/porsi untuk nasi + lauk ayam/ikan.
- Makan di Restoran Menengah dengan estimasi biaya berkisar Rp 35.000 - Rp 60.000/porsi untuk makanan di Restoran Padang, makanan Cina atau kafe.
- Pempek/makanan khas berkisar antara Rp 3.000 - Rp 10.000/biji harga ini sangat terjangkau serta bisa jadi menu makan siang/sore.
- Belanja Bahan Pokok Bulanan berkisar Rp 1.500.000 - Rp 2.500.000 untuk memasak sendiri (tergantung gaya hidup).
Estimasi Total Biaya Makan Bulanan: - Hemat (Masak/Warung): Rp 1.800.000 - Standar (Campuran): Rp 2.500.000 - Rp 3.500.000
Biaya Transportasi
Kota Palembang memiliki infrastruktur yang tergolong cukup baik. Palembang memiliki infrastruktur seperti LRT (Light Rail Transit) yang menghubungkan bandara ke kota. Serta alat transportasi lain seperti feeder.
- LRT (sekali jalan) estimasi biaya Rp 10.000 (Bandara-Stasiun Terjauh) / Rp 5.000 (Non-Bandara) pilihan tercepat menghindari kemacetan.
- Angkot/Bus Kota estimasi biaya Rp 4.000 - Rp 6.000/sekali jalan mencakup rute yang terbatas.
- Ojek Online (Motor) estimasi biaya Rp 10.000 - Rp 25.000/sekali jalan tergantung jarak dan sangat populer.
- Bensin/BBM (jika punya kendaraan pribadi) estimasi biaya Rp 500.000 - Rp 800.000/bulan tergantung frekuensi perjalanan.
Penting untuk diingat bahwa kemacetan Palembang tidak sepadat Jakarta, namun beberapa ruas jalan tertentu (misalnya dekat pasar) bisa sangat padat.
Biaya Utilitas dan Komunikasi
- Listrik (Non-Token) estimasi biaya bulanan Rp 200.000 - Rp 500.000 untuk standar rumah tangga kecil/kos dengan AC.
- PDAM Udara estimasi biaya Rp 50.000 - Rp 150.000 tergolong cukup terjangkau.
- Internet dan Pulsa estimasi biaya Rp 150.000 - Rp 300.000 paket internet rumah (wifi) dan kuota seluler.
Biaya Hiburan dan Rekreasi
Kota Palembang menawarkan banyak pilihan rekreasi yang terjangkau, mulai dari Jembatan Ampera hingga Benteng Kuto Besak.
- Nongkrong di Kafe Kekinian: Rp 30.000 - Rp 70.000 per kunjungan.
- Nonton Bioskop: Rp 35.000 - Rp 50.000 per tiket.
- Tiket Masuk Obyek Wisata: Sebagian besar gratis (Ampera, BKB, Al-Quran Al-Akbar), atau biaya parkir saja.
Jika dibandingkan, angka-angka ini dengan rincian biaya hidup di Kalimantan maka angka untuk Kalimantan jauh lebih bervariasi. Hal ini karena Kalimantan memiliki enam kota utama yang tentunya akan membuat biaya hidup per bulan jauh lebih beragam.
Rincian Biaya Hidup di Kalimantan
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat biaya hidup termahal di Indonesia ada di Kalimantan tepatnya di Balikpapan (Kalimantan Timur). Berikut rincian biaya hidup di Kalimantan:
Kota Utama di Kalimantan
- Balikpapan di Kalimantan Timur rata-rata pengeluaran per Kapita per bulan yakni Rp 2.460.000. Dengan angka di atas maka dianggap sebagai kota dengan biaya hidup termahal di Kalimantan. Biaya perumahan (sewa rumah/kos) sangat tinggi.
- Samarinda di Kalimantan Timur dengan rata-rata Rp 2.258.000 per bulan. Hal ini karena pusat pemerintahan dan ekonomi Kaltim. Harga perumahan dan transportasi juga cenderung mahal.
- Bontang di Kalimantan Timur dengan estimasi sebesar Rp 2.176.000. Hal ini karena Bontang merupakan kota industri (migas/pupuk), biaya hidup relatif tinggi, khususnya untuk non-makanan.
- Banjarmasin di Kalimantan Selatan dengan biaya rata-rata per bulan Rp 1.079.000 (rata-rata Kalsel). Banjamasin dikenal sebagai kota perdagangan, biaya hidup lebih stabil, namun kebutuhan dasar tetap perlu dialokasikan dengan baik.
- Pontianak di Kalimantan Barat sebesar Rp 1.900.000. Di Pontianak, harga makanan relatif lebih rendah dibandingkan Kaltim, namun biaya non-makanan cukup signifikan.
- IKN (Sepaku, PPU) di Kalimantan Timur sebesar Rp 4.850.000 - Rp 7.250.000. Di IKN, biaya hidup sangat tinggi, terutama untuk sewa rumah/kos yang melonjak drastis.
Dengan harga-harga di atas, dapat disimpulkan bahwa Kalimantan merupakan kota dengan biaya hidup paling tinggi yakni berkisar antara Rp 1.079.000 di Kalimantan Selatan hingga Rp 7.250.000 per bulan di IKN.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar