
Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini
Hari ini, Sabtu 27 Desember 2025, umat Katolik merayakan pesta Santo Yohanes, Rasul dan Pengarang Injil. Sebagai salah satu dari dua belas rasul yang dipilih Yesus, Santo Yohanes memiliki peran penting dalam sejarah gereja. Ia dikenal sebagai murid kesayangan Yesus dan memiliki hubungan dekat dengan Tuhan.
Santo Yohanes adalah anak dari Zebedeus, seorang nelayan yang tergolong berkecukupan. Ibunya, Salome, juga merupakan wanita pelayan yang setia mendampingi Yesus hingga ke bukit Kalvari dan kubur-Nya. Bersama saudaranya Yakobus dan Petrus, Yohanes menjadi bagian dari kelompok rasul inti. Mereka bertiga menjadi saksi-saksi penting dalam beberapa peristiwa besar dalam kehidupan Yesus, seperti pembangkitan puteri Yairus, perubahan rupa Yesus di gunung Tabor, serta doa Yesus di taman Getsemani.
Yohanes juga menjadi murid dari Yohanes Pembaptis. Dari sini ia memperoleh pengenalan awal tentang Yesus. Setelah menemui Yesus, Yohanes bersama Andreas menjadi murid-murid Yesus yang pertama. Dalam Injil, nama Yohanes tidak disebutkan secara eksplisit di dalam Injil keempat, tetapi ia dikenal sebagai "murid yang dicintai Yesus" (Yoh 21:20). Di dalam jemaat purba, Yohanes menempati posisi penting sebagai pemimpin dan diberi julukan "tiang agung Gereja" oleh Paulus (Gal 2:9).
Kehidupan dan Peran Santo Yohanes
Sebagai seorang rasul, Yohanes sangat setia kepada Yesus. Bahkan, ia berani mengikuti Yesus sampai ke gunung Kalvari dan mendampingi Bunda Maria di bawah salib-Nya. Di bawah kaki salib, Yesus memberinya tugas untuk menjaga Bunda Maria (Yoh 19:27). Setelah Pentekosta, Yohanes bekerja bersama Petrus dalam menyebarkan injil dan mencurahkan Roh Kudus kepada orang-orang baru yang dibaptis.
Pada tahun 60 M, Yohanes pergi ke Asia Kecil dan menjadi Maha Uskup di kota Efesus. Menurut Kitab Wahyu, ia dibuang ke pulau Patmos karena ajarannya. Setelah kembali ke Efesus, ia menulis Injilnya. Karangannya mencerminkan refleksi teologis mendalam tentang Yesus dan karya-Nya. Selain itu, Yohanes juga dikenal sebagai penulis Kitab Wahyu dan Surat-surat pertama hingga ketiga Yohanes.
Ajaran dan Kematian Santo Yohanes
Dalam masa akhir hidupnya, ajaran Yohanes sering kali hanya berupa wejangan singkat: "Anak-anakku, cobalah kamu saling mencintai." Ketika ditanya mengapa ajarannya selalu sama, ia menjawab bahwa itulah perintah Tuhan yang utama dan cukup untuk dilakukan. Santo Yohanes meninggal pada tahun 100 M, pada masa pemerintahan Kaisar Trajanus.
Peringatan hari ini tidak hanya menjadi pengingat akan peran Santo Yohanes dalam sejarah gereja, tetapi juga menjadi inspirasi bagi umat Kristen untuk hidup dengan kasih dan kesetiaan seperti yang dilakukan oleh sang rasul.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar