Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Selasa 30 Desember 2025

Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Selasa 30 Desember 2025

Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini

Hari ini, Selasa 30 Desember 2025, kita menyambut peringatan Santo Sabinus, seorang uskup dan martir yang memiliki kisah hidup yang penuh makna. Ia dikenal sebagai uskup kota Asisi, tempat ia menjalani tugas keuskupannya. Pada masa pemerintahan Kaisar Diokletianus dan Maksimianus, umat Kristen menghadapi penganiayaan yang hebat, termasuk bagi Santo Sabinus.

Pada tahun 303, Santo Sabinus bersama beberapa orang imamnya ditangkap dan dipenjarakan. Pengadilan terhadap dirinya dan para imam serta umatnya diatur langsung oleh Gubernur Venustian di kota Umbria. Dalam proses pengadilan tersebut, Gubernur Venustian memerintahkan semua orang Kristen untuk menyembah patung dewa Yupiter, dewa tertinggi dalam agama Romawi.

Kesetiaan pada Keyakinan

Menurut tradisi yang berlaku saat itu, semua orang yang diadili harus menunjukkan kesetiaan mereka dengan menyembah patung Yupiter. Patung ini dianggap sebagai simbol kekuasaan dan perlindungan dari dewa. Menyembah Yupiter dianggap sebagai cara untuk mendapatkan berkah dan keberhasilan dalam kehidupan.

Santo Sabinus, meskipun diminta untuk menyembah patung tersebut, menunjukkan sikap yang teguh. Ia mengambil langkah yang tidak terduga dengan menyentuh patung Yupiter. Tiba-tiba, patung itu hancur berkeping-keping dan berserakan di tanah. Keajaiban ini membuat semua orang yang hadir tercengang dan kagum.

Keajaiban dan Belas Kasihan

Melihat keajaiban tersebut, Gubernur Venustian marah dan segera memerintahkan agar tangan Santo Sabinus dipotong. Sementara itu, para imamnya disiksa hingga meninggal dunia. Para prajurit yang diperintahkan untuk memotong tangan Santo Sabinus membawanya ke hadapan Gubernur Venustian untuk dihukum.

Namun, ketika berada di hadapan Venustian, Santo Sabinus merasa belas kasihan atas kondisi penyakit mata yang dialami Venustian. Ia kemudian berdoa kepada Yesus dan menyentuh mata Venustian. Seketika itu juga, mata Venustian sembuh sepenuhnya. Keajaiban ini membuat Venustian terharu dan akhirnya melepaskan Santo Sabinus.

Bertobat dan Mengalami Penganiayaan

Setelah mengalami kebaikan hati Santo Sabinus, Venustian bertobat dan meminta untuk dipermandikan. Namun, nasib Santo Sabinus tidak berakhir begitu saja. Ia akhirnya ditangkap dan dipenggal kepalanya oleh kaki tangan gubernur Asisi yang baru. Hal serupa juga terjadi terhadap Uskup Sabinus.

Kisah Santo Sabinus mengajarkan kita tentang keberanian, kesetiaan, dan belas kasihan. Ia menjadi contoh bagi umat Kristen dalam menjaga keyakinan meskipun menghadapi tantangan besar. Dengan tindakannya yang penuh kepercayaan kepada Tuhan, Santo Sabinus berhasil menciptakan keajaiban yang tak terduga dan memberikan harapan bagi banyak orang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan