Profil Gibran Huzaifah Amsi El Farizy
Gibran Huzaifah Amsi El Farizy dikenal sebagai salah satu pendiri sekaligus mantan CEO dari eFishery, sebuah perusahaan rintisan teknologi yang bergerak di bidang budidaya ikan dan perikanan. Perusahaan ini berbasis di Bandung, Indonesia, dan didirikan pada tahun 2013 oleh Gibran bersama dua rekannya, Chrisna Aditya dan Muhammad Ihsan. eFishery fokus pada pengembangan solusi digital untuk pembudidaya ikan dan udang, dengan produk utama yaitu eFisheryFeeder, alat pemberi pakan ikan otomatis yang dapat dikendalikan melalui ponsel pintar.
Sebagai pendiri eFishery, Gibran Huzaifah justru tersandung kasus pidana. Pada tahun 2025, ia ditahan oleh Bareskrim Polri atas tuduhan dugaan penyelewengan dana di lingkungan eFishery. Kasus ini bermula dari proses akuisisi perusahaan teknologi yang dilakukan eFishery pada tahun 2024. Dugaan penggelapan dana tersebut mencapai angka yang sangat besar, yaitu 600 juta dollar AS atau setara Rp 9,74 triliun dalam waktu sembilan bulan.
Dalam laporan resmi, eFishery menyatakan meraup laba sekitar 16 juta dollar AS atau Rp 230 miliar pada September 2024. Namun, hasil investigasi menunjukkan bahwa perusahaan justru mengalami kerugian hingga 35,4 juta dollar AS atau sekitar Rp 575 miliar pada periode yang sama. Selain itu, pihak perusahaan juga disebut mengklaim memiliki lebih dari 400.000 unit smart feeder alat pemberi pakan ikan otomatis berbasis teknologi, padahal penyelidikan menemukan hanya sekitar 24.000 unit yang benar-benar beroperasi.
Latar Belakang dan Karier Gibran Huzaifah
Gibran Huzaifah lahir di Jakarta pada tahun 1989. Ia merupakan alumni Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2007. Sebelum terjun ke dunia startup, Gibran sempat menjalani profesi sebagai pembudidaya ikan lele, yang kemudian menjadi dasar pengembangan solusi teknologi di sektor perikanan.
Pada 2013, Gibran mendirikan eFishery bersama dua rekan lainnya. Perusahaan ini berkembang pesat dan menarik perhatian investor global seperti SoftBank dan Temasek. Pada 2017, Gibran masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia di kategori industri dan manufaktur. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Entrepreneur Endeavor sejak 2016.
Melalui eFishery, perusahaan mengklaim telah membantu banyak pembudidaya ikan dan udang di berbagai daerah di Indonesia dalam mengelola usaha secara lebih efisien. Namun, pada akhir 2024 hingga 2025, nama Gibran menjadi sorotan setelah muncul dugaan masalah internal dan penyelewengan dana di lingkungan eFishery. Akibatnya, ia tidak lagi menjabat sebagai CEO. Pada Agustus 2025, Gibran dilaporkan ditahan oleh aparat penegak hukum dan kasusnya masih dalam proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Data Penting tentang Gibran Huzaifah
- Nama lengkap: Gibran Huzaifah Amsi El Farizy
- Tahun lahir: 1989
- Tempat lahir: Jakarta
- Pendidikan: Alumni Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), Institut Teknologi Bandung (ITB), angkatan 2007
- Karier:
- Pembudidaya ikan lele (awal karier)
- Salah satu pendiri dan mantan CEO eFishery (didirikan 2013)
- Perusahaan: eFishery, startup teknologi perikanan berbasis di Bandung
- Produk utama: eFisheryFeeder, alat pemberi pakan ikan otomatis berbasis aplikasi
- Pencapaian:
- eFishery meraih status unicorn dengan dukungan investor global seperti SoftBank dan Temasek
- Masuk daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2017
- Entrepreneur Endeavor sejak 2016
- Catatan:
- Pada periode akhir 2024–2025, Gibran tidak lagi menjabat sebagai CEO eFishery
- Pada Agustus 2025, ia dilaporkan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku

Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar