Perkuat Ketahanan Pangan, Anggota DPR RI Salurkan Ribuan Ayam Petelur ke Bandung Raya

Perkuat Ketahanan Pangan, Anggota DPR RI Salurkan Ribuan Ayam Petelur ke Bandung Raya

Bantuan Ayam Petelur untuk Meningkatkan Kesejahteraan Peternak

Anggota DPR RI Komisi IV, Dadang M. Naser, memberikan bantuan berupa 12.000 ekor ayam petelur kepada kelompok peternak di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari Program Ayam Petelur Merah Putih yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi para peternak rakyat.

Program ini menyebarkan sebanyak 20 paket bantuan, dengan setiap kelompok menerima 600 ekor ayam petelur. Dengan penyaluran bantuan ini, diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi para peternak. Menurut Dadang M. Naser, peran peternakan rakyat sangat penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional, terutama dalam hal penyediaan protein hewani.

“Program Ayam Petelur Merah Putih ini merupakan bentuk keberpihakan kepada peternak rakyat. Bantuan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi telur, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Dadang M. Naser menilai bahwa wilayah Kabupaten Bandung dan KBB memiliki potensi besar dalam pengembangan peternakan ayam petelur. Untuk mendukung program ini, disediakan pendampingan teknis kepada kelompok penerima bantuan. Pendampingan tersebut mencakup manajemen kandang, kesehatan ternak, penyediaan pakan, dan pengelolaan hasil produksi.

Enjang, salah satu Ketua Kelompok Penerima Program Ayam Petelur Merah Putih Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia mengatakan bahwa bantuan ini bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi harapan baru bagi seluruh anggota kelompoknya.

“Kami benar-benar merasa diperhatikan. Bantuan ayam petelur ini bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi harapan baru bagi seluruh anggota kelompok kami," kata Enjang.

“Terima kasih Haji Dadang M. Naser yang telah mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Cingcin. Amanah ini akan kami jaga dan kelola sebaik mungkin agar memberikan manfaat yang berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui program ini, Dadang M. Naser berkomitmen untuk terus memperjuangkan program-program aspirasi yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan peternakan. Ia menegaskan bahwa ia akan selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program berkelanjutan khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

Manfaat Program Ayam Petelur Merah Putih

Program Ayam Petelur Merah Putih memberikan beberapa manfaat signifikan bagi masyarakat:

  • Meningkatkan Produksi Telur: Dengan penyaluran 12.000 ekor ayam petelur, para peternak dapat meningkatkan produksi telur secara signifikan.
  • Meningkatkan Pendapatan: Program ini diharapkan menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi peternak.
  • Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi: Bantuan ini membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.
  • Dukungan Teknis: Ada pendampingan teknis yang dilakukan untuk memastikan kelancaran pengelolaan ternak dan produksi.

Peran Peternakan Rakyat dalam Ketahanan Pangan Nasional

Peternakan rakyat memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Hal ini karena peternakan rakyat berkontribusi dalam penyediaan protein hewani seperti telur. Dengan adanya program seperti Ayam Petelur Merah Putih, diharapkan dapat memperkuat posisi peternakan rakyat dalam sistem pangan nasional.


Dadang M. Naser bersama para peternak di Kabupaten Bandung dan KBB.

Kesimpulan

Program Ayam Petelur Merah Putih yang diinisiasi oleh Anggota DPR RI Komisi IV, Dadang M. Naser, memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat desa. Dengan bantuan ayam petelur dan pendampingan teknis, peternak dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan mereka. Program ini juga menjadi contoh nyata dari komitmen politisi untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui inisiatif berkelanjutan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan