Persaingan mobil listrik memanas, Korsel menghadapi serangan China

nurulamin , JAKARTA — Persaingan di industri otomotif nasional khususnya di segmen kendaraan listrik semakin ketat. Hal ini terlihat dari agresivitas pabrikan asal Tiongkok yang mulai memperluas cakupan pasar mereka di Indonesia.

Masuknya Sub-Merek Premium Geely

Pabrikan Tiongkok, Geely, akan memasukkan sub-merek premium seperti Zeekr dan Lynk & Co ke pasar Indonesia pada pertengahan 2026. Langkah ini menunjukkan bahwa Tiongkok semakin kuat dalam menguasai pasar mobil listrik di Indonesia.

Saat ini, pesaing utama Tiongkok di sektor tersebut hanyalah pabrikan asal Korea Selatan, yaitu Hyundai. Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menyatakan bahwa tingginya minat konsumen menjadi dasar keputusan ekspansi perusahaan.

Menurutnya, kehadiran dua merek ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Geely di Indonesia. “Kami melihat antusiasme pasar yang kuat terhadap Zeekr dan Lynk & Co. Ini menjadi fondasi bagi komitmen jangka panjang kami di Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, Zeekr sempat mencoba peruntungan di Indonesia pada 2024 melalui PT Premium Auto Prima dengan menghadirkan model Zeekr X dan Zeekr 009. Meski memiliki teknologi listrik murni dan positioning premium, merek tersebut belum mampu bertahan akibat tantangan pasar.

Di sisi lain, Lynk & Co—merek hasil kolaborasi Geely dan Volvo Cars—memiliki rekam jejak global yang lebih matang. Sejak diperkenalkan pada 2016, Lynk & Co mencatat pertumbuhan positif di sejumlah pasar internasional, terutama Eropa.

Performa Geely di Pasar Global

Di tingkat global, performa Geely Auto juga menunjukkan tren ekspansif. Sepanjang 2025, ekspor kendaraan Geely tercatat mencapai 420.100 unit. Memasuki 2026, perusahaan menargetkan penjualan total sebesar 3,45 juta unit, meningkat sekitar 14% dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, Geely diproyeksikan menyumbang 2,75 juta unit, Lynk & Co sekitar 400.000 unit, dan Zeekr sebanyak 300.000 unit. Di Indonesia, Geely membukukan penjualan wholesales 2.406 unit dan penjualan ritel 2.194 unit sepanjang 2025.

Untuk memperkuat daya saing, Geely menggandeng PT Handal Indonesia Motor (HIM) sebagai mitra perakitan lokal dengan kapasitas produksi hingga 60 unit per hari. Sejumlah model yang telah dirakit di dalam negeri antara lain Geely EX2, EX5, dan Starray EM-i, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40%.

Pertumbuhan Penjualan Mobil Listrik

Masuknya merek-merek China terjadi di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang masih melemah. Namun, penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) mengalami pertumbuhan eksponensial dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, periode 2021-2025.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan listrik pada 2021 tercatat sebanyak 687 unit. Pada periode tersebut, pasar otomotif domestik masih tertekan dampak pandemi Covid-19.

Memasuki 2022, penjualan mobil listrik melonjak tajam hingga mencapai 10.327 unit. Kenaikan ini terjadi seiring mulai bergulirnya wacana insentif pemerintah untuk kendaraan listrik berbasis baterai, yang mendorong minat konsumen terhadap model rakitan lokal.

Insentif mobil listrik kemudian resmi diberlakukan pada 1 April 2023 melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 38 Tahun 2023, yang menjadi landasan fiskal bagi percepatan adopsi kendaraan listrik di dalam negeri.

Mobil Terlaris 2025

Gaikindo mencatat penjualan mobil secara wholesales sepanjang 2025 mencapai 803.687 unit, turun 7,2% secara tahunan. Penjualan ritel juga terkoreksi 6,3% menjadi 833.692 unit. Meski demikian, realisasi tersebut masih melampaui target Gaikindo yang direvisi ke level 780.000 unit.

Dari sisi penguasaan pasar, merek Jepang masih mendominasi dengan Toyota memimpin penjualan wholesales sebesar 250.431 unit, disusul Daihatsu dan Mitsubishi Motors. Namun, pabrikan China mulai menunjukkan taringnya. BYD berhasil menembus 10 besar merek terlaris dengan penjualan 46.711 unit, diikuti Chery dengan 19.391 unit.

Daftar 10 Merek Mobil Terlaris Januari-Desember 2025: 1. Toyota: 250.431 unit
2. Daihatsu: 130.677 unit
3. Mitsubishi Motors: 71.781 unit
4. Suzuki: 66.345 unit
5. Honda: 56.500 unit
6. BYD: 46.711 unit
7. Mitsubishi Fuso: 25.235 unit
8. Isuzu: 25.121 unit
9. Chery: 19.391 unit
10. Hyundai (HMID): 19.007 unit

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan