Persebaya Surabaya Harus Waspada, Lulinha Jadi Pemicu Motivasi Madura United!

Lulinha, Pemain yang Selalu Dibawa oleh Kehadiran Keluarga

Lulinha, pemain asal Brasil yang telah dua periode membela Madura United, kini menunjukkan perubahan signifikan dalam kehidupannya. Periode kedua dimulai musim lalu, dan pada masa itu, ia memilih untuk tinggal sendirian di Indonesia. Alasannya adalah karena dia tidak membawa dua putrinya ke negara ini. Namun, hal tersebut berbeda pada musim ini. Kini, Lulinha, yang lahir pada 10 April 1990, membawa dua putrinya ke Indonesia.

Kehadiran dua putrinya ini menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi Lulinha. Mereka sering diajak ke stadion saat pertandingan berlangsung. Bagi pemain berusia 35 tahun ini, kehadiran anak-anaknya menjadi motivasi tambahan untuk terus bermain dengan semangat. Setelah laga selesai, Lulinha sering mengajak dua putrinya masuk ke lapangan. Mereka selalu tampak bahagia setiap kali diajak masuk ke lapangan.

“Melihat anak-anak perempuanku melewati momen tersebut untuk pertama kalinya di Indonesia mengingatkan saya untuk terus bersyukur kepada Tuhan,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.

Saking cintanya kepada dua putrinya, Lulinha bahkan memakai pelindung kaki khusus yang ditempel foto kedua putrinya. Ini menunjukkan betapa pentingnya mereka dalam hidupnya. “Saya selalu bersyukur, karena saat ini menjadi momen yang spesial dalam hidupku,” katanya.

Kehadiran dua putrinya ini ternyata membawa berkah bagi Lulinha. Buktinya, ia mampu mencetak empat gol dalam dua laga terakhir. Performa yang luar biasa ini menunjukkan bahwa kehadiran keluarga bisa menjadi dorongan besar dalam karier olahraga seseorang.

“Saya senang bisa terus memberikan penampilan terbaik. Saya mau melakukan yang terbaik bagi Madura United, karena tim ini juga adalah keluarga saya,” tutup Lulinha, mantan pemain Corinthians dan Jubilo Iwata.

Keberhasilan yang Diiringi Rasa Syukur

Lulinha tidak hanya menjadikan keluarga sebagai motivasi dalam bermain, tetapi juga dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia mengakui bahwa kehadiran dua putrinya membuatnya lebih sabar dan penuh rasa syukur. Hal ini terlihat dari cara ia menghadapi setiap pertandingan dengan semangat yang tak pernah padam.

  • Dalam setiap latihan dan pertandingan, Lulinha selalu meluangkan waktu untuk bermain bersama putrinya.
  • Ia juga sering berbagi cerita tentang kehidupannya di Indonesia dengan anak-anaknya.
  • Kehadiran anak-anaknya juga membuatnya lebih tenang dan fokus dalam bermain.

Dengan semangat yang dibawanya, Lulinha membuktikan bahwa keluarga bisa menjadi sumber kekuatan terbesar dalam hidup seseorang. Ia tidak hanya menjadi pemain hebat, tetapi juga ayah yang baik dan penuh kasih.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan