Craig Goodwin, Bintang Australia yang Membuat Persebaya Surabaya Tertarik

Craig Goodwin, pemain sepak bola asal Australia yang pernah menjadi bagian dari Timnas Australia dalam Piala Dunia 2022, kini menjadi bahan pembicaraan di bursa transfer. Kabarnya, Persebaya Surabaya, klub kebanggaan Bonek, tertarik untuk mendatangkan pemain berusia 34 tahun tersebut. Ini menandai geliat baru dari klub yang dikenal sebagai Green Force.
Isu ini langsung mencuri perhatian karena nama Craig Goodwin memiliki sejarah yang cukup menyentuh hati publik sepak bola Indonesia. Sebelumnya, ia pernah bermain dalam pertandingan antara Australia melawan Timnas Indonesia, yang berakhir dengan kemenangan telak bagi tim asal Benua Biru. Kekalahan tersebut sempat membuat publik Indonesia merasa sedih, namun kini kabar mengenai minat Persebaya Surabaya untuk menghadirkan Goodwin justru memunculkan harapan baru.
Persebaya Surabaya disebut ingin memperkuat sektor sayap kiri dengan kedatangan pemain berpengalaman seperti Goodwin. Informasi ini muncul dari akun media sosial @ngapakfootball, yang menyatakan bahwa Persebaya sangat serius dalam proses negosiasi, meskipun ada tantangan besar.
Tantangan Kontrak Panjang
Salah satu kendala utama adalah kontrak yang masih terjalin antara Goodwin dan Adelaide United hingga 30 Juni 2028. Hal ini membuat proses transfer permanen terasa sulit. Namun, skema peminjaman disebut sebagai opsi yang lebih realistis. Pendekatan personal kepada pemain dan klub asal Australia bisa menjadi kunci dalam membuka pintu negosiasi.
Goodwin bukanlah nama sembarangan. Ia dikenal sebagai salah satu pemain berkualitas di level internasional, terutama di Asia. Perannya dalam membawa Australia lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 meningkatkan reputasinya. Pengalamannya tampil di turnamen bergengsi menjadikannya daya tarik bagi Super League.
Profil Lengkap Craig Goodwin
Sebagai winger kiri yang dominan kiri, Goodwin dikenal dengan kecepatan dan akurasi umpan matang. Tinggi badannya yang mencapai 1,84 meter juga memberi keunggulan dalam duel udara. Pemain kelahiran Adelaide, 16 Desember 1991 itu saat ini masih aktif membela Adelaide United. Ia bergabung kembali ke klub tersebut pada 1 Juli 2025 dengan status pemain kunci.
Dari data Transfermarkt, Goodwin telah bermain sebanyak 171 pertandingan bersama Adelaide United, dengan torehan 59 gol, 35 assist, dan 14.584 menit bermain. Rekam jejaknya juga mencakup beberapa klub internasional, seperti Al-Wehda FC, Newcastle United Jets, dan Sparta Rotterdam.
Di Al-Wehda FC, Goodwin tampil dalam 87 pertandingan dengan 17 gol dan 17 assist. Di Newcastle United Jets, ia mengoleksi 5 gol dan 5 assist dari 44 laga. Sementara di Sparta Rotterdam, ia mencatatkan 6 gol dan 6 assist dari 51 pertandingan.
Penilaian atas Pertandingan Lawan Indonesia
Goodwin juga pernah mengulas pertandingan antara Australia dan Timnas Indonesia. Ia menyatakan bahwa kegagalan penalti Indonesia menjadi titik balik penting dalam pertandingan tersebut. “Momen kuncinya adalah mereka gagal mengeksekusi penalti. Lalu kami bangkit beberapa menit kemudian, mencetak satu gol dan kemudian mencetak gol lagi,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas semangat tinggi yang ditunjukkan oleh skuad Garuda sejak menit awal. “Kami tahu sejak pertama kali bermain melawan Indonesia, mereka bermain dengan sangat bersemangat. Intensitasnya sangat tinggi, lalu Anda harus bersabar,” tambahnya.
Menurut Goodwin, intensitas tinggi tersebut perlahan menguras stamina pemain Indonesia. “Mungkin butuh waktu beberapa saat hingga babak kedua bagi mereka untuk kehilangan energi,” ungkap dia.
Australia kemudian mampu mengontrol permainan dengan lebih efektif. “Kami bermain dengan sangat baik dan bermain dengan sangat baik,” ujarnya.
Harapan Baru untuk Super League
Kini, sosok yang pernah melibas Timnas Indonesia itu justru berpeluang merumput di Tanah Air. Wacana kepindahan Craig Goodwin ke Persebaya Surabaya pun menjadi cerita menarik jelang musim baru. Jika transfer ini benar-benar terwujud, Super League akan kedatangan pemain dengan level pengalaman elite. Publik sepak bola nasional tentu menanti, apakah rumor panas ini berujung kenyataan atau sekadar wacana.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar