
Persib Bandung dilaporkan menolak tawaran pertama dari klub Serie B Italia, Pescara, terkait pemain mereka Federico Barba. Informasi ini disampaikan oleh jurnalis olahraga Nicolo Schira melalui akun X-nya @NicoSchira pada 3 Januari 2025. Dalam unggahannya, Schira menyebutkan bahwa Persib telah menolak tawaran tersebut meskipun Barba sudah menyatakan keinginannya untuk kembali ke Italia.
Sebelumnya, Barba memang menjadi bahan perbincangan di berbagai media karena spekulasi yang mengarah pada kemungkinan kepulangannya ke tanah air sepak bola Italia. Namun, hingga saat ini, Persib tampaknya masih mempertahankannya. Barba sendiri adalah salah satu pemain yang didatangkan oleh Persib untuk musim kompetisi 2025/2026. Kontraknya akan berakhir pada 31 Mei 2026, sehingga pihak klub masih memiliki waktu cukup lama untuk menentukan masa depannya.
Di posisi bek tengah, Barba menjadi andalan utama Persib dalam beberapa pertandingan. Ia telah tampil dalam 16 pertandingan di berbagai ajang, termasuk Super League dan AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Prestasi yang ditunjukkan oleh Barba tidak hanya dalam hal penampilan, tetapi juga dalam kontribusi langsung kepada tim. Ia berhasil mencetak tiga gol dan memberikan satu assist selama musim ini.
Sebelum bergabung dengan Persib, Barba pernah bermain untuk klub Swiss FC Sion. Sebelumnya, ia juga aktif dalam berbagai klub Italia seperti Como Pisa, Chievo Verona, FC Empoli, hingga AS Roma. Pengalaman bermain di berbagai liga Eropa membuatnya memiliki reputasi yang baik sebagai pemain bertahan yang mampu menjaga keseimbangan di lini belakang.
Dengan penampilan yang konsisten dan kontribusi yang signifikan, Barba menjadi bagian penting dalam strategi pelatih Persib. Meski ada kabar tentang minat klub Italia, Persib tampaknya belum ingin melepasnya sekarang. Mereka mungkin sedang mengevaluasi opsi terbaik untuk masa depan klub, baik dalam konteks kompetisi domestik maupun internasional.
Selain itu, persiapan untuk kompetisi musim depan juga menjadi faktor penting dalam keputusan Persib. Dengan kontrak yang masih tersisa hingga Mei 2026, klub bisa mempertimbangkan berbagai skenario, termasuk memperpanjang kontrak atau mencari pengganti jika diperlukan. Namun, sampai saat ini, Barba tetap menjadi pilihan utama bagi Persib dalam menjaga stabilitas lini pertahanan.
Barba juga diharapkan bisa menjadi contoh bagi pemain muda Persib. Kehadirannya di lapangan membuktikan bahwa pengalaman dan keterampilan bisa menjadi nilai tambah dalam sebuah tim. Dengan segala kontribusinya, Barba layak dianggap sebagai salah satu pemain kunci dalam rencana jangka panjang Persib.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar