
nurulamin.pro
– Pekan ke-8 Super League musim 2025–2026 awalnya dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober. Namun, seluruh pertandingan pekan tersebut akhirnya ditunda. Penundaan ini dilakukan agar tim nasional Indonesia memiliki waktu yang lebih cukup untuk persiapan menghadapi pertandingan ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kini, seluruh pertandingan tunda dari pekan ke-8 akan segera digelar. Jadwal laga-laga tersebut telah ditetapkan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), tepatnya pada 27 hingga 30 Desember. Jika jadwal awal tetap dijalankan, para pemain bisa menikmati liburan akhir tahun dengan tenang.
Namun, penggelaran pertandingan tunda pekan ke-8 di tengah momen Nataru memicu berbagai respons dari pelatih dan pemain. Salah satunya datang dari pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink. Menurutnya, bertanding pada momen Natal tidaklah mudah. Sebab, Natal adalah masa keagamaan yang biasanya diisi dengan ibadah dan berkumpul bersama keluarga.
Dewa United akan melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 29 Desember pukul 15.30 WIB. Pelatih asal Belanda itu mengatakan bahwa pemain hanya diberikan dua hari cuti sebelum kembali berlatih. Dengan waktu persiapan yang terbatas, ia merasa pertandingan ini akan sangat berat.
“Saya rasa Natal adalah periode keagamaan. Pemain diliburkan dua hari. Lalu, kami hanya memiliki waktu tiga hari untuk persiapan. Itu akan menjadi laga yang sulit,” ujarnya.
Selain itu, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, juga memberikan komentarnya tentang jadwal pertandingan yang digelar pada momen Nataru. Macan Kemayoran akan menjamu Bhayangkara Lampung FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 29 Desember pukul 19.00 WIB.
Menurut Souza, bertanding pada periode tersebut bukanlah hal mudah. Baginya, Natal dan Tahun Baru seharusnya dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga. Ia menyampaikan bahwa keluarganya berada di Brasil dan ingin menghabiskan waktu bersama mereka.
“Tentu kami merasa sedih. Kami ingin menghabiskan momen tersebut bersama keluarga. Keluarga saya semuanya berada di Brasil,” ujarnya.
Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, juga menyampaikan kekecewaannya terhadap jadwal pertandingan yang digelar pada periode Nataru. Berdasarkan jadwal, Maung Bandung akan melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, besok malam pukul 19.00 WIB.
“Ya, saya harus bilang. Bagi saya, ini benar-benar gila pertandingan bisa dijadwalkan pada 27 Desember. Semua orang tahu seperti apa periode ini. Jadi, harus bermain pada periode ini menurut saya benar-benar tidak tepat,” ujar Thom.
Perubahan jadwal ini tentu saja membawa dampak signifikan bagi para pemain, pelatih, dan bahkan penggemar sepak bola. Momen Nataru yang biasanya dinantikan sebagai kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga kini harus diisi dengan persiapan dan pertandingan. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi sepak bola profesional membutuhkan penyesuaian yang lebih matang dalam penyusunan jadwal, terutama ketika ada agenda nasional yang bersinggungan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar