Persija Tak Kenal Libur Tahun Baru, Latihan 1 Januari 2026 Perkuat Serangan

Persija Tak Kenal Libur Tahun Baru, Latihan 1 Januari 2026 Perkuat Serangan

Persija Jakarta Tetap Berlatih Meski Di Tengah Tahun Baru

Persija Jakarta tidak mengenal libur, bahkan pada hari pertama tahun baru. Rizky Ridho dan rekan-rekannya tetap menjalani latihan pada hari pertama di tahun 2026 ini, yaitu Kamis (1/1/2026). Hal ini dilakukan karena Macan Kemayoran akan menghadapi laga penting melawan Persijap Jepara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu (3/1/2026) pukul 15.30 WIB.

Waktu persiapan yang terbatas hanya lima hari menjadi alasan utama untuk tidak mengambil libur pada tanggal merah 1 Januari 2026. Dua hari setelahnya, para pemain sudah harus kembali bertanding. Situasi serupa juga terjadi saat momen Natal, di mana tim tetap menjalani sesi latihan reguler tanpa jeda.

“Secara profesional, mau tanggal merah, Natalan atau Tahun Baru tak dikenal. Kami latihan terus. Karena tanggal 1 (Januari 2026) dekat dengan tanggal 3 (Januari 2026). Tetap kami bersiap untuk main pada Sabtu,” kata Ricky Nelson, asisten pelatih Persija.

Evaluasi Performa Pemain

Sesi latihan di akhir dan awal tahun dimanfaatkan oleh tim pelatih untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa pemain. Salah satu fokus utama adalah memperbaiki kinerja lini serang. Dalam dua pertandingan terakhir, Persija kalah 0-1 dari Semen Padang dan menang 3-0 atas Bhayangkara, namun performa lini depan dinilai belum sepenuhnya optimal.

Emaxwell Souza masih mengalami kesulitan ketika menghadapi tim-tim yang bermain bertahan dengan blok rendah. “Evaluasi lini depan pasti ada, kemarin ada latihan untuk lini depan. Ketika menghadapi Semen Padang dan Bhayangkara main cara sama, menunggu di bawah. Hal itu jadi tugas berat pelatih dan pemain untuk membongkar pertahanan,” tambah Ricky.

Catatan Menjanjikan

Meskipun demikian, Persija sejatinya masih menjadi salah satu tim terkuat musim ini. Mereka telah mencetak 30 gol dan hanya kebobolan 13 kali dari 15 laga. Catatan tersebut berbuah 10 kemenangan, dua kekalahan, dan tiga hasil imbang.

Dengan catatan tersebut, Persija memiliki modal kuat untuk menghadapi pertandingan melawan Persijap Jepara. Namun, evaluasi dan perbaikan terus dilakukan agar performa tim bisa terus meningkat.

Strategi dan Persiapan

Tim pelatih terus memperbaiki strategi dan taktik agar dapat menghadapi berbagai jenis lawan. Latihan intensif dilakukan untuk memastikan pemain siap dalam segala situasi. Selain itu, fokus pada peningkatan kualitas individual pemain juga menjadi prioritas.

Kehadiran pemain baru dan pengembangan pemain muda menjadi bagian dari strategi jangka panjang klub. Dengan kombinasi pengalaman dan semangat muda, Persija berharap bisa meraih hasil maksimal di setiap pertandingan.

Kesimpulan

Persija Jakarta terbukti memiliki komitmen tinggi dalam menjaga performa tim. Meski di tengah libur tahun baru, mereka tetap berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan penting. Dengan evaluasi dan perbaikan terus-menerus, harapan besar diarahkan untuk meraih gelar juara musim ini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan