Persipura Jayapura hadapi militansi Deltras, laga di Stadion Lukas Enembe diprediksi memanas

Ringkasan Berita:
  • Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung emosional dan penuh intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.
  • Deltras Sidoarjo yang dikenal memiliki mental baja dan sering mencuri gol di masa injury time.
  • Pelatih kawakan Rahmad Darmawan telah meracik strategi khusus melalui berbagai simulasi taktik untuk memastikan poin penuh tetap tertahan di Jayapura.
   

nurulamin, JAYAPURA - Stadion Lukas Enembe bersiap menjadi saksi bisu perjuangan Persipura Jayapura yang tengah berupaya merajut kembali sisa-sisa kejayaan mereka. 

Menjelang laga krusial melawan Deltras Sidoarjo, Minggu (4/01/2026) sore, tim berjuluk Mutiara Hitam memikul beban harapan jutaan rakyat Papua yang rindu melihat sang raja sepak bola Indonesia kembali ke kasta tertinggi. 

Laga sore nanti bukan sekadar mengejar posisi aman di klasemen, melainkan sebuah pernyataan bahwa klub bertabur bintang belum padam dan siap bangkit dari masa-masa sulit.

Pelatih kawakan Rahmad Darmawan telah meracik strategi khusus melalui berbagai simulasi taktik untuk memastikan poin penuh tetap tertahan di Jayapura.

Meski harus memantau kondisi medis satu pemain kunci hingga menit terakhir, Coach RD tetap optimis dengan kedalaman skuad yang ada.

”Tim kami sudah melakukan beberapa simulasi dan siap untuk main di pertandingan besok. Kami akan terus memantau kondisi pemain sampai besok untuk melihat siapa yang paling siap dimainkan,” kata Rahmad Darmawan dalam jumpa pers jelang laga di Jayapura, Sabtu (3/1/2026).

Coah Rahmad sadar untuk menang, timnya tidak hanya butuh taktik jitu, tapi juga hati yang dingin untuk menghadapi Deltras Sidoarjo yang dikenal memiliki mental baja dan sering mencuri gol di masa injury time.

Kewaspadaan Persipura terhadap Deltras bukanlah tanpa alasan, mengingat tim tamu datang dengan modal semangat pantang menyerah seperti yang mereka tunjukkan saat menahan imbang Persiku Kudus secara dramatis.

Deltras Sidoarjo di bawah asuhan pelatih mereka saat ini telah bertransformasi menjadi tim yang solid dengan pertahanan rapat dan serangan balik yang mematikan.

Pertarungan di lini tengah diprediksi akan menjadi kunci, di mana pengalaman pemain senior Persipura akan diuji oleh kecepatan para penggawa muda The Lobster.

Mewakili rekan-rekannya, Ramai Rumakiek menyampaikan pesan menyentuh tentang komitmen pemain untuk memberikan segalanya di lapangan hijau.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Persipura dan mendapatkan tiga poin sebagai kado awal tahun bagi pendukung kami,” kata Ramai.

Semangat ini diharapkan mampu memutus tren negatif setiap kali Persipura bertemu dengan tim asal Jawa Timur tersebut.

Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung emosional dan penuh intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.

Sebagai pemegang empat gelar juara Liga Indonesia, Persipura memiliki tanggung jawab moral untuk menunjukkan karakter asli mereka, yaitu permainan menyerang yang indah dan efektif. 

Dukungan penuh dari tribun penonton diharapkan menjadi pemain ke-12 yang mampu menggetarkan mental lawan, sekaligus mengawal langkah Mutiara Hitam menuju kebangkitan yang telah lama dinantikan. (*)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan