Persipura Jayapura tatap puncak: misi kudeta posisi dua di markas Persiba Balikpapan

nurulamin.pro, JAYAPURA -Persipura Jayapura membawa ambisi besar saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan dalam lanjutan pekan ke-15 Liga 2 Championship 2025/2026.

Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Batakan, Senin (12/1/2026) mkalam, ini menjadi peluang emas bagi skuad Mutiara Hitam untuk merangsek ke posisi runner-up klasemen. 

Kemenangan menjadi harga mati bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan demi menjaga asa promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Pelatih Rahmad Darmawan memboyong 24 pemain terbaiknya ke Kalimantan dengan kepercayaan diri tinggi.

Persipura saat ini bertengger di peringkat ketiga klasemen Grup 2 dengan koleksi 29 poin dari 14 pertandingan, hanya terpaut satu angka dari PSS Sleman di posisi kedua.

Dengan kondisi PSS yang harus menghadapi lawan berat di pekan yang sama, RD menegaskan anak asuhnya siap tampil habis-habisan untuk memanfaatkan momentum dan mengamankan tiga poin di kandang lawan.

Laga ini diprediksi menjadi benturan dua filosofi yang kontras. Rahmad Darmawan secara terbuka mewaspadai gaya main Persiba Balikpapan yang sangat haus akan penguasaan bola.

Statistik menunjukkan skuad Beruang Madu mampu mendikte permainan dengan ball possession mencapai 75 persen di laga terakhirnya.

​”Meskipun mereka kurang beruntung di laga sebelumnya, kami tetap harus waspada dan mengantisipasi kekuatan mereka,” ujar Rahmad Darmawan dalam sesi konferensi pers, Minggu (11/1/2026).

Takuya dan Reno siap tempur

Kabar baik datang dari lini tengah dengan kembalinya pemain asing asal Jepang, Takuya Matsunaga, yang sempat absen. 

Kehadiran Takuya diprediksi akan menambah kreativitas serangan sekaligus stabilitas transisi permainan Persipura.

RD juga memberikan sinyal akan mengandalkan ketajaman Gunansar Mandowen dan kombinasi senior-junior di lini depan guna membongkar pertahanan Persiba yang belakangan ini kerap kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir pertandingan.

Di sisi lain, Persiba Balikpapan sedang berada dalam masa sulit setelah gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhirnya.

Tim berjuluk Beruang Madu tersebut kini terhimpit di papan bawah klasemen dengan 11 poin, membuat mereka harus berjuang keras demi menghindari zona play-off degradasi.

Meski bermain tanpa penonton karena sanksi, motivasi balas dendam Persiba atas kekalahan 0-1 pada pertemuan pertama di Jayapura tetap menjadi ancaman yang diwaspadai oleh kubu Mutiara Hitam.

Secara kedalaman skuat, Persipura sebenarnya berada di atas angin.

Tercatat hanya Sukandar yang terpaksa menepi karena gangguan kesehatan (demam). 

Selebihnya, pilar-pilar utama siap turun sejak menit pertama.

Kehadiran pemain muda seperti Reno Salampessy memberikan suntikan energi di lini pertahanan. 

Reno menegaskan perjalanan udara yang panjang bukan alasan bagi tim untuk tampil lunglai, melainkan sebuah pengorbanan yang harus dibayar tuntas dengan performa maksimal di lapangan hijau.

​”Persiapan kami sudah sangat baik. Walaupun perjalanan kemarin cukup panjang, kami sudah sangat siap untuk bertanding besok,” ujarnya.

Pertarungan strategi antara Rahmad Darmawan dan Muhammad Nasuha di pinggir lapangan akan menjadi tontonan menarik.

Persipura diunggulkan secara statistik lewat tren positif di beberapa laga terakhir, namun mereka harus tetap waspada terhadap potensi kebangkitan tuan rumah.

Jika mampu mempertahankan performa klinis di lini serang dan disiplin dalam bertahan, Persipura berpeluang besar menutup laga di Batakan dengan pesta kemenangan dan mengamankan posisi yang lebih menguntungkan di papan atas. (*)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan