
Misi Khusus Persiraja dalam Laga Kontra Bekasi City
Persiraja Banda Aceh memiliki misi khusus saat menghadapi FC Bekasi City pada lanjutan Pegadaian Championship 2025–2026. Tim berjuluk Laskar Rencong itu ingin mempersembahkan kemenangan sebagai bentuk dukungan moral bagi masyarakat Aceh yang tengah terdampak bencana banjir dan longsor.
Pertandingan antara FC Bekasi City dan Persiraja dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (3/1/2026) sore di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin di papan klasemen, tetapi juga memiliki makna emosional yang mendalam bagi masyarakat Aceh.
Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, menegaskan bahwa timnya bertekad meraih hasil positif sebagai bentuk persembahan dan pelipur lara bagi warga Aceh yang tengah berjuang bangkit dari musibah banjir dan longsor. Bencana alam yang melanda Tanah Rencong turut dirasakan oleh keluarga sebagian pemain Persiraja. Namun, kondisi sulit itu tidak membuat skuad Lantak Laju terpuruk.
Empat hari sebelumnya, mereka berhasil mencuri poin berharga di markas pemuncak klasemen, Garudayaksa. Hasil tersebut dipersembahkan khusus untuk masyarakat Aceh sebagai simbol keteguhan dan semangat pantang menyerah. Akhyar Ilyas menekankan bahwa laga melawan Bekasi City menjadi kesempatan untuk kembali menghadirkan kebahagiaan bagi warga Aceh.
Menurutnya, kemenangan bukan hanya soal posisi di klasemen, tetapi juga menjadi “obat” bagi masyarakat yang sedang berduka. “Sama seperti pertandingan sebelumnya, semua pemain ingin memberikan sesuatu hadiah untuk masyarakat Aceh. Oleh karena itu, kami ingin menampilkan permainan terbaik untuk menghibur warga Aceh,” ujarnya penuh semangat.
Persaingan Ketat di Klasemen
Pertandingan ini juga krusial dari sisi kompetisi. Persiraja dan Bekasi sama-sama mengantongi 19 poin, namun Persiraja unggul selisih gol sehingga menempati posisi ke-4, sementara Bekasi berada di peringkat ke-5. Di atas mereka, Garudayaksa masih kokoh di puncak klasemen dengan 28 poin, disusul Adhyaksa FC dan Sumsel United yang sama-sama mengoleksi 23 poin.
Dengan kondisi tersebut, Persiraja bertekad untuk terus memburu poin demi menjaga peluang promosi ke Liga 1 Indonesia. Mereka tidak ingin kehilangan momentum, apalagi mengingat ketertinggalan dari dua klub teratas. Ambisi besar juga muncul dari keinginan membalas hasil pertemuan pertama, di mana Persiraja ditahan imbang 1-1 oleh Bekasi City di Banda Aceh pada Oktober lalu.
Skua Lantak Laju kini berada dalam tren positif. Hasil imbang melawan Garudayaksa beberapa hari lalu menjadi modal berharga bagi Miftahul Hamdi dan rekan-rekan untuk tampil maksimal. Selain itu, perjalanan menuju Bekasi tidak terlalu melelahkan karena mereka hanya berpindah dari Bogor, sehingga kondisi fisik pemain tetap terjaga.
Akhyar Ilyas mengakui bahwa di awal musim timnya sempat terseok-seok dan gagal meraih kemenangan di kandang sendiri. Namun, perlahan mereka mampu bangkit dan menunjukkan konsistensi. Kini, Persiraja bersaing ketat di zona promosi dan bertekad mempertahankan tren positif.
“Menjaga konsistensi permainan menjadi pekerjaan rumah yang harus terus kami pertahankan,” tegas sang pelatih.
Tekad Bekasi City untuk Bangkit
Di sisi lain, Bekasi City tentu tidak akan tinggal diam. Klub berjuluk Black Horse ini juga memiliki ambisi besar untuk promosi. Meski performa mereka sempat menurun di klasemen, motivasi untuk bangkit di hadapan publik sendiri sangat tinggi. Apalagi, klub milik pengusaha Putra Siregar itu ingin memanfaatkan laga kandang sebagai momentum kebangkitan.
Pertarungan Persiraja kontra Bekasi City diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi dan menjaga asa promosi. Dengan persaingan yang ketat, laga ini akan menjadi tantangan besar bagi kedua tim untuk membuktikan kemampuan mereka dalam memburu gelar juara dan promosi ke Liga 1 Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar