Ringkasan Berita:
- Persis Solo berada di dasar klasemen Liga 1 2025/2026 dengan 7 poin dan kebobolan 33 gol
- Pelatih Milomir Seslija menekankan kesalahan terjadi di semua lini, bukan hanya pertahanan, dan ini harus diperbaiki bersama
- Meski hasil buruk, motivasi pemain tetap tinggi untuk bangkit dan keluar dari zona degradasi
Laporan Wartawan nurulamin.pro, Andreas Chris Febrianto
nurulamin.pro, SOLO - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa hasil buruk yang diraih anak asuhnya hingga berada di dasar klasemen BRI Super League tidak semata-mata karena kesalahan lini pertahanan.
Saat ini, Persis Solo berada di posisi terbawah klasemen BRI Super League musim 2025/2026 dengan hanya mengumpulkan 7 poin.
Klub berjuluk Laskar Sambernyawa ini juga tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan terbanyak, yakni 33 gol.
Kesalahan Elementer di Semua Lini
Pelatih asal Bosnia itu menekankan bahwa masalah yang dialami timnya bukan hanya kesalahan satu atau dua pemain.
Menurutnya, kesalahan elementer para pemain saat pertandingan menjadi penyebab utama Persis Solo kesulitan keluar dari tekanan dan banyak kebobolan.
"Benar memang kita kebobolan cukup banyak, kami banyak melakukan kesalahan juga. Tapi ini bukan soal siapa yang menjadi kiper, siapa yang menjadi bek serta gelandang. Tapi ini adalah pekerjaan kami bersama," ujar Milo saat jumpa pers di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/1/2026).
Milo menambahkan, kesalahan mendasar yang terjadi di semua lini tidak boleh dibiarkan terus menerus.
Padahal, para pemain seharusnya bisa menjalankan taktik pertahanan lebih efektif, namun instruksi pelatih belum sepenuhnya bisa diterapkan oleh Sho Yamamoto dan kawan-kawan.
"Ini juga menjadi konsentrasi kami juga, karena jika dibiarkan lama akan menjadi kebiasaan karena pemain yang seharusnya bisa bertahan tapi tidak melakukan pertahanan dengan baik," lanjut Milo.
Motivasi Tinggi di Tengah Kesulitan
Meski saat ini berada di dasar klasemen, Milo menegaskan kondisi motivasi para pemain tetap tinggi untuk keluar dari zona degradasi di sisa BRI Super League musim ini.
"Tapi di momen yang buruk seperti ini membuat kami lebih bersatu hingga setelah ini kami bisa bangkit untuk melakukan yang lebih baik," pungkasnya.
(*)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar