Pesan Mo Salah usai bawa Mesir ke semifinal Piala Afrika 2025, siap kerahkan segalanya saat duel law

nurulamin.proMohamed Salah memberikan pesan kuat usai membawa Mesir ke semifinal Piala Afrika 2025 dengan menegaskan akan mengerahkan segalanya saat berduel melawan Senegal yang dipimpin Sadio Mane.

Partai semifinal Piala Afrika 2025 bakal mempertemukan dua raksasa Benua Hitam, Mesir dan Senegal.

Tim Firaun mengamankan tiket ke babak semifinal usai menjungkalkan juara bertahan Pantai Gading lewat skor ketat 3-2 di Stadion Adrar, Minggu (11/1/2026).

Sementara itu Singa Teranga lebih dulu melenggang ke babak 4 besar usai menundukkan Mali dengan keunggulan 1-0 di Stadion Grand Stade de Tanger, Jumat (9/1/2025).

Adapun bentrokan di babak semifinal antara Senegal dan Mesir dijadwalkan dihelat di Stadion Grand Stade de Tanger, Rabu (14/1/2026) atau Kamis pukul 00.00 WIB.

Kapten Mesir, Mohamed Salah, menegaskan timnya bukanlah favorit juara Piala Afrika 2025.

Mo Salah paham benar akan kekuatan yang dimiliki oleh para tim di semifinal yang berada di atas Mesir.

"Saya tidak bisa mengatakan kami adalah kandidat untuk memenangkan trofi,” kata Salah, dikutip dari beIN Sports.

"Tiga tim lain di semifinal memiliki pemain yang bermain di Eropa."

"Sebagian besar pemain kami berbasis di dalam negeri."

"Ini bukan kritik terhadap rekan-rekan saya."

"Kami akan memberikan semua yang kami miliki untuk mencoba dan memenangkan gelar," ujarnya menambahkan.

Bukan bermaksud mengerdilkan peluang dan skuad Tim Firaun, Mo Salah melihat tantangan ada di depan mata kali ini terutama melawan tim yang didominasi dari pemain-pemain yang bermain di Eropa.

"Para pemain telah melakukan yang terbaik," ujar Mo Salah melanjutkan.

"Mereka menghadapi lawan-lawan yang semuanya bermain di Eropa."

"Saya selalu mengatakan kepada para pemain bahwa saya bangga bermain bersama mereka."

"Saya beruntung menjadi bagian dari generasi sebelumnya yang memenangkan segalanya," ucap Mohamed Salah.

Di partai semifinal Piala Afrika 2025 kali ini, Mesir akan menghadapi Senegal yang notabene sudah pernah dijumpainya pada final edisi 2022.

Momen tersebut menjadi kenangan buruk bagi Mo Salah dan kawan-kawan.

Pasalnya, mereka gagal menjadi juara karena kalah adu penalti dengan agregat 2-4 dari Singa Teranga.

Praktis sudah 15 tahun lamanya Mesir tidak pernah memenangkan AFCON lagi sejak 2010.

Di samping itu pertandingan menghadapi Senegal juga akan menjadi partai yang sarat emosional bagi Mo Salah karena ia bakal berhadapan dengan eks rekannya di Liverpool, Sadio Mane.

Mane pernah menjadi mitra Mo Salah di lini depan dengan membentuk trio maut bersama Roberto Firmino dengan julukan trio Firmansah.

"Pertandingan melawan Senegal akan sangat sulit," kata Mo Salah.

"Mereka memiliki pemain dari klub-klub top Eropa, tetapi kami akan memberikan segalanya untuk menang," pungkasnya.

Mohamed Salah tentunya sangat bertekad untuk membawa Mesir menjuarai Piala Afrika 2025 mengingat trofi itu menjadi salah satu gelar internasional yang belum dimenangkannya di level timnas.

Pemain berusia 33 tahun tersebut tercatat sudah mengukir 111 caps dengan menggelontorkan 65 gol.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan