
PGSI Tapin Buka Rekrutmen Atlet Baru untuk Regenerasi
Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Tapin kembali membuka rekrutmen atlet gulat baru sebagai bagian dari upaya regenerasi pegulat daerah. Program ini mulai berlangsung pada Sabtu (3/1/2026) dan bertujuan untuk menjaring bibit-bibit potensial sejak dini.
Pelatih Gulat Tapin, Shidiqe Afriyadi, menyampaikan bahwa rekrutmen ini menjadi langkah penting bagi pihaknya dalam menjaga kesinambungan prestasi gulat Tapin di berbagai level kejuaraan. Ia menekankan bahwa tujuan utama dari program ini adalah mencari bibit atlet yang dapat bersaing di tingkat daerah, provinsi hingga nasional.
“Tujuannya mencari bibit atlet gulat Tapin untuk regenerasi. Kami ingin menyiapkan atlet yang siap bertanding di tingkat daerah, provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Rekrutmen ini dibuka secara fleksibel tanpa batas waktu tertentu. Calon atlet yang tertarik bisa menghubungi akun Instagram resmi @gulattapin_ofc. Selain itu, mereka juga bisa datang langsung ke tempat latihan di Gedung Ruhui Rahayu, Kupang.
Dari data Shidiq, saat ini PGSI Tapin memiliki total 30 atlet yang terdiri dari 10 atlet remaja, 10 junior, dan 10 senior, baik putra maupun putri. Ia menegaskan bahwa sejak dulu gulat Tapin selalu memiliki banyak rival dari daerah lain. Oleh karena itu, pihaknya ingin menjadikan gulat sebagai cabang olahraga unggulan di Kabupaten Tapin demi terwujudnya atlet gulat berprestasi.
Misi Pembinaan PGSI Tapin
Dalam pembinaan, PGSI Tapin kini mengusung beberapa misi utama. Di antaranya adalah memberikan pelatihan yang terprogram dan terukur, membentuk karakter atlet yang mandiri dan berkepribadian positif, serta meningkatkan profesionalisme atlet dan sarana penunjang latihan.
Selain Shidiqe Afriyadi sebagai pelatih utama, pembinaan atlet juga didukung oleh Ari Maulana, serta pelatih fisik Akhmad Syaufie dan Khairul Fahmi.
Hasil Porprov Tanahlaut 2025
Dijelaskan hasil Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tanahlaut 2025 kemarin, pihaknya mengantongi tiga medali emas, tiga perak, dan sembilan perunggu. Hal ini menjadi motivasi bagi PGSI Tapin untuk terus berbenah dan melahirkan atlet-atlet berprestasi ke depan.
“Alhamdulillah hasil Porprov kemarin menjadi motivasi kami untuk terus berbenah dan melahirkan atlet-atlet berprestasi ke depan,” pungkasnya.
Strategi Pengembangan Atlet
PGSI Tapin tidak hanya fokus pada pembinaan teknis, tetapi juga memperhatikan aspek mental dan fisik para atlet. Pelatihan dilakukan dengan sistematis dan terstruktur agar setiap atlet dapat berkembang secara maksimal. Selain itu, pihaknya juga terus memperbaiki fasilitas latihan agar lebih mendukung proses pengembangan atlet.
Beberapa program pendukung seperti pelatihan intensif, konsultasi kesehatan, dan pemantauan perkembangan atlet juga telah dijalankan. Dengan demikian, PGSI Tapin berharap mampu menciptakan atlet yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang kuat dan disiplin dalam berlatih.
Keberlanjutan Prestasi
Untuk menjaga keberlanjutan prestasi, PGSI Tapin juga melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelatih eksternal dan organisasi olahraga lainnya. Dengan kerja sama ini, diharapkan akan muncul inovasi dalam metode pelatihan dan strategi kompetisi.
Selain itu, PGSI Tapin juga aktif dalam menghadiri berbagai even olahraga lokal dan nasional untuk memperluas wawasan dan pengalaman atlet. Ini menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa atlet Tapin tetap relevan dan kompetitif di kancah yang lebih luas.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar