
Tim-tim unggulan berhasil melengkapi keberhasilan mereka dalam babak grup Piala Afrika (Afcon) 2025. Maroko, sebagai tuan rumah, serta Mesir yang memiliki rekor gelar terbanyak (tujuh gelar) berhasil meraih posisi pertama di masing-masing grup tanpa terkalahkan.
Maroko menutup babak grup A dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Zambia di Stade Prince Moulay Abdellah, Rabat, kemarin (30/12). Singa Atlas, julukan tim nasional Maroko, finis dengan poin tujuh dari tiga pertandingan. Pelatih Maroko, Walid Regragui, mengungkapkan bahwa permainan timnya berjalan sangat baik. “Kami bermain dengan 12 pemain di lapangan. Kami merasakan dukungan dari seluruh negeri. Mereka terus bersorak dan bernyanyi sejak menit pertama,” ujar Regragui seperti dikutip dari Le360 Sport.
Brahim Diaz, gelandang serang Real Madrid yang menjalani debutnya di Piala Afrika 2025, tampil luar biasa selama fase grup. Brahim mencetak gol dalam setiap pertandingan. Di pertandingan terakhir, ia mencetak gol kedua untuk Maroko pada menit ke-27 meskipun kemudian ditarik keluar setelah satu jam bermain.
Namun, fokus utama justru tertuju kepada Achraf Hakimi. Kapten Maroko sekaligus Pemain Terbaik Afrika 2025 ini akhirnya melakukan debutnya di Piala Afrika 2025. Hakimi masuk pada menit ke-64 menggantikan Noussair Mazraoui. Ia absen dalam beberapa pertandingan awal karena sedang dalam proses pemulihan cedera engkel kiri. Cedera tersebut diderita oleh bek kanan Paris Saint-Germain itu akibat tekel dari wide attacker Bayern Munich, Luis Diaz, dalam pertandingan Liga Champions (5/11).
Mohamed Salah, kapten sekaligus bintang utama Mesir, tidak diturunkan dalam pertandingan terakhir grup B. Timnas Mesir, yang dikenal dengan julukan The Pharaohs, bermain imbang 0-0 melawan Angola di Stade d’Adrar, Agadir. Pelatih Mesir, Hossam Hassan, mengatakan bahwa pertandingan ini digunakan sebagai ajang rotasi dan evaluasi skuad. Selain Salah, Hassan juga tidak menurunkan wide attacker Manchester City, Omar Marmoush.
”Pertandingan ini menjadi kesempatan bagus untuk memberi menit bermain kepada banyak pemain,” kata Hassan. ”Kami juga perlu mengistirahatkan lebih dari satu pemain karena jeda waktu yang singkat dari laga sebelumnya (lawan Afrika Selatan),” tambahnya.
Di babak 16 besar, Maroko akan menghadapi salah satu peringkat ketiga terbaik dari grup C atau E. Lawan yang mungkin dihadapi oleh Singa Atlas antara lain Tanzania hingga Sudan.
Mesir juga masih menunggu kepastian lawan dari peringkat tiga grup D. Beberapa skenario terbuka, termasuk potensi duel melawan Senegal yang akan mempertemukan Mohamed Salah dengan Sadio Mane, mantan rekan satu timnya di Liverpool FC.
Berikut daftar tim yang telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar:
- Maroko – Peringkat FIFA: 11 – Juara grup A
- Senegal – Peringkat FIFA: 19 – Pemuncak klasemen grup D
- Aljazair – Peringkat FIFA: 34 – Pemuncak klasemen grup E
- Mesir – Peringkat FIFA: 35 – Juara grup B
- Nigeria – Peringkat FIFA: 38 – Pemuncak klasemen grup C
- Pantai Gading – Peringkat FIFA: 42 – Pemuncak klasemen grup F
- Mali – Peringkat FIFA: 53 – Runner-up grup B
- Republik Demokratik Kongo – Peringkat FIFA: 56 – Peringkat kedua grup D
- Kamerun – Peringkat FIFA: 57 – Peringkat kedua grup F
- Afrika Selatan – Peringkat FIFA: 61 – Runner-up grup A
- Burkina Faso – Peringkat FIFA: 62 – Peringkat kedua grup E
- Benin – Peringkat FIFA: 92 – Peringkat ketiga grup D
- Mozambik – Peringkat FIFA: 102 – Peringkat ketiga grup F
- Sudan – Peringkat FIFA: 117 – Peringkat ketiga grup E
KETERANGAN:
- Berdasarkan peringkat FIFA per 22 Desember 2025
- *) Sudah pasti lolos, tetapi masih menunggu posisi akhir di klasemen
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar