Pihak Terkait Dipanggil, Penyidik Kejari Pekanbaru Bawa 3 Boks Setelah Geledah DPRD

Pihak Terkait Dipanggil, Penyidik Kejari Pekanbaru Bawa 3 Boks Setelah Geledah DPRD

Penyidikan Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Pekanbaru Bergulir

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru kini telah memasuki tahap penyidikan. Setelah sebelumnya dilakukan penyelidikan, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru melakukan penggeledahan besar-besaran di Kompleks DPRD pada Jumat siang. Penggeledahan ini dilakukan setelah status perkara naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Penggeledahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Niky Junismero. Proses penggeledahan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga menjelang malam. Selama proses tersebut, seluruh ruangan di Sekretariat DPRD disisir secara menyeluruh. Aktivitas di dalam gedung dihentikan sementara, dan semua pegawai diwajibkan keluar dari area penggeledahan.

Penyidik Mengamankan Dokumen dan Perangkat Elektronik

Selama penggeledahan, penyidik berhasil mengamankan tiga boks dokumen serta sejumlah perangkat elektronik. Informasi ini tidak dibantah oleh pihak Kejari, meski belum ada penjelasan lebih lanjut terkait isi barang-barang yang diamankan. Menurut informasi yang beredar, penyidikan ini berkaitan dengan penggunaan anggaran Sekretariat DPRD Pekanbaru Tahun Anggaran 2024.

Fokus penyidik diduga mengarah pada penyimpangan anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) serta anggaran makan dan minum. Kedua pos anggaran ini dinilai rawan untuk dimanipulasi. Seorang staf Sekretariat DPRD Pekanbaru menyebutkan bahwa belasan petugas Kejari tiba di kantor DPRD usai Salat Jumat dengan menggunakan beberapa kendaraan dinas berpelat merah.

Tim Penyidik Masih Mengumpulkan Alat Bukti

Kepala Kejari Pekanbaru, Silpia Rosalina, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Intelijen, Adhi Thya Febricar, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Ia mengatakan bahwa seluruh tindakan yang dilakukan penyidik merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang masih berjalan.

“Tim masih bekerja mengumpulkan alat bukti,” katanya singkat. Namun, Adhi belum bersedia mengungkapkan secara rinci perkara yang tengah diusut.

Pengamanan Ketat Selama Penggeledahan

Penggeledahan di Kompleks DPRD Kota Pekanbaru Jumat kemarin berlangsung dengan pengamanan ketat dari personel TNI yang berpakaian sipil. Satu per satu ruangan di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru disisir oleh penyidik. Selama proses tersebut, seluruh pintu dijaga ketat dan aktivitas di dalam gedung dihentikan sementara.

Penyidikan kasus ini masih terus berlanjut, dan Kejari Pekanbaru meminta publik menunggu perkembangan resmi selanjutnya. Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Pekanbaru.

Peran Sekretaris DPRD dalam Kasus Ini

Sebelum penggeledahan, penyidik telah memanggil dan memeriksa beberapa pihak yang diduga mengetahui alur penggunaan anggaran. Salah satu yang dipanggil adalah Sekretaris DPRD Pekanbaru, Hambali Nanda Manurung. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi terkait keterlibatan pihak tersebut dalam kasus ini.

Masa Depan Penyidikan

Hingga Jumat sore, penyidik terlihat membawa keluar tiga boks berkas dari ruang Sekretariat DPRD Pekanbaru. Proses penyidikan akan terus berlangsung, dan pihak Kejari Pekanbaru akan memberikan informasi lebih lanjut kepada publik.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan