PNM tingkatkan pemberdayaan usaha ultra mikro 2025

nurulamin.pro.CO.ID, JAKARTA, – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengambil langkah strategis dalam memperkuat program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari rencana penyaluran pembiayaan sepanjang tahun 2025. PNM hadir sebagai mitra yang menyediakan modal serta pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan ketahanan ekonomi, khususnya di kalangan pelaku usaha ultra mikro.

Sekretaris Perusahaan PNM, L Dodot Patria Ary, menjelaskan bahwa pemberdayaan menjadi salah satu aspek penting agar pelaku usaha dapat mengelola dana dengan lebih produktif, mengembangkan bisnis, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Program yang dirancang oleh PNM mencakup bantuan finansial, penguatan kapasitas, literasi keuangan, serta pembentukan ekosistem usaha yang kuat.

Salah satu inisiatif utama yang diluncurkan oleh PNM adalah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Program ini ditujukan terutama kepada ibu rumah tangga dan perempuan prasejahtera di daerah pedesaan. Mekaar memberikan akses pembiayaan ultra mikro disertai pendampingan rutin, pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, serta penguatan disiplin dalam berbisnis.

Selain Mekaar, PNM juga mengembangkan Program Kampung Madani, sebuah model pemberdayaan berbasis komunitas yang telah hadir di 20 lokasi di Indonesia. Hingga tahun 2025, program ini telah memberikan manfaat kepada 4.603 warga, termasuk nasabah Mekaar dan masyarakat sekitarnya. Kampung Madani menekankan pendekatan klasterisasi usaha dengan 539 kegiatan klasterisasi yang melibatkan 10.000 nasabah sepanjang tahun.

Peningkatan kemampuan literasi keuangan dan bisnis menjadi fokus utama PNM. Dalam rangka itu, terdapat 66 kegiatan literasi yang telah mencapai lebih dari 38.000 nasabah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan dan perencanaan usaha.

Menurut riset dari BRI Research Institute pada tahun 2024, ketahanan keuangan nasabah Mekaar meningkat secara signifikan setelah mendapatkan dukungan dari PNM. Peningkatan pendapatan usaha membantu pemenuhan kebutuhan dasar, pendidikan anak, dan kesehatan keluarga.

Dodot menekankan bahwa PNM tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga melakukan pendampingan agar nasabah mampu mengelola usaha secara mandiri. "Kami percaya bahwa penguatan kapasitas, literasi, dan ekosistem usaha akan menciptakan dampak sosial yang lebih besar dalam jangka panjang," ujar Dodot.

Melalui berbagai program pemberdayaan tersebut, PNM berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam membangun pengusaha ultra mikro yang tangguh dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan