Polda Papua Mulai Pendekatan Humanis pada KKB

Polda Papua Mulai Pendekatan Humanis pada KKB

Pendekatan Humanis yang Diambil oleh Polda Papua

Kepolisian Daerah Papua (Polda Papua) kini lebih mengedepankan pendekatan humanis dalam menghadapi Kelompok Kriminal Bersenjata Papua atau KKB Papua. Pendekatan ini dianggap lebih efektif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah tersebut.

Siapa KKB Papua?

KKB Papua merupakan sebutan lain untuk anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang terus melancarkan aksi di wilayah itu. Mereka sering kali melakukan tindakan kekerasan yang berdampak pada masyarakat dan aparat keamanan. Untuk mengatasi hal ini, Polda Papua memilih pendekatan yang lebih lembut dan berbasis dialog.

Peran Pemda dan Tokoh Masyarakat

Kapolda Papua Irjen Patrige Renwarin menyampaikan bahwa pihaknya saat ini terus mendorong pemda, DPRD, SKPD, dan tokoh masyarakat serta tokoh agama untuk tampil di garis depan. Tujuannya adalah untuk menangani gangguan yang dilakukan oleh KKB.

"Semua pihak diharapkan berperan aktif dalam mendukung pendekatan humanis yang dilakukan Polri, dalam hal ini jajaran Polda Papua, sehingga dengan tampilnya pemda, DPRD dan para tokoh diharapkan dapat menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif," ujar Irjen Patrige.

Tujuan Pendekatan Humanis

Menurut Kapolda, pendekatan humanis ini diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan yang selama ini menjadi pemicu gangguan keamanan. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan kondusif di Tanah Papua.

Data Kekerasan yang Terjadi

Jenderal bintang dua polisi itu menyebut ada 94 orang meninggal dunia akibat kekerasan yang dilakukan oleh KKB sepanjang 2025. Jumlah itu terungkap dari 104 kasus yang terjadi di wilayah hukum Polda Papua, yang tersebar di 21 polres dan polresta di tiga provinsi.

Data tersebut menunjukkan bahwa korban meninggal terdiri atas sembilan anggota TNI, enam anggota Polri, 64 warga sipil, dan 15 orang anggota KKB. Selain itu, tercatat 120 orang luka-luka, termasuk 43 anggota TNI dan Polri, 64 warga sipil, dan lima orang anggota KKB.

Langkah-Langkah yang Dilakukan

Beberapa langkah telah diambil oleh Polda Papua untuk mengatasi masalah keamanan di wilayah tersebut. Salah satunya adalah melibatkan pemda dan tokoh masyarakat dalam proses penanganan konflik. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis.

Selain itu, Polda Papua juga terus berupaya meningkatkan komunikasi dengan masyarakat setempat agar bisa memahami permasalahan yang mereka hadapi. Dengan demikian, diharapkan masyarakat akan lebih mudah menerima solusi yang diberikan oleh pihak berwajib.

Kesimpulan

Pendekatan humanis yang diambil oleh Polda Papua merupakan langkah penting dalam menghadapi ancaman dari KKB. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan situasi di Tanah Papua dapat segera pulih dan stabil. Namun, masih diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan