Polisi Depok Buru Pelaku Pengeroyokan Warga


Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang diduga berprofesi sebagai "mata elang" atau penagih utang. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 9 Desember 2025, dan telah menarik perhatian masyarakat karena videonya viral di media sosial.

Menurut Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok Ajun Komisaris Made Budi, pihaknya menerima laporan dari Polsek Sukmajaya mengenai kejadian tersebut. "Pelaku yang diduga sebagai mata elang, berjumlah 2 hingga 3 orang, menganiaya seorang warga. Video kejadian tersebut telah tersebar dan menjadi perbincangan di media sosial," ujar Made dalam keterangannya, Kamis, 11 Desember 2025.

Made menjelaskan bahwa penyelidikan sedang dilakukan oleh pihak kepolisian. "Korban sudah membuat laporan resmi di Polsek Sukmajaya dan juga melakukan visum. Kami masih menunggu hasil visum tersebut untuk melengkapi proses penyelidikan," tambahnya.

Dugaan awal penyebab kejadian ini adalah korban yang terlambat membayar cicilan sepeda motor. Pelaku kemudian mengejar korban setelah melihatnya melewati jalan tertentu. "Saat ini, motor korban masih dalam kepemilikan korban sendiri, dan anggota kami sedang melakukan investigasi lebih lanjut terkait kasus ini," kata Made.

Sebelumnya, video kejadian tersebut beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak sekelompok pria menganiaya seseorang di Jalan Bahagia Raya, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Narasi dalam video menyebutkan bahwa korban sedang berbicara baik-baik dengan seseorang yang diduga merupakan mata elang. Di tengah pembicaraan, lima rekan mata elang tersebut tiba dan langsung menyerang korban.

Kejadian ini terjadi di depan Warkop Pancong Balap Boga Rasa, Jalan Kebahagiaan Raya. Korban yang sedang bersama kakaknya dikeroyok oleh kelompok tersebut. Akibatnya, korban mengalami cedera dan membuat laporan ke Polsek Sukmajaya.

Korban berharap dengan adanya laporan ini, tidak akan ada lagi kejadian serupa yang terjadi. Pihak kepolisian berjanji akan menindaklanjuti kasus ini secara profesional dan memastikan keadilan bagi korban. Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian terus mencari informasi tambahan untuk mengungkap seluruh fakta di balik kejadian ini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan