
nurulamin.pro, PENAJAM - Pengamanan kunjungan Presiden Republik Indonesia ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dijalankan secara penuh oleh Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama unsur TNI dan satuan pendukung lainnya.
Sejak pagi, ratusan personel sudah menempati titik-titik krusial di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP), Senin (12/01/2026).
Fokus pengamanan berada di jalur pergerakan Presiden, mulai dari Bandara VVIP Nusantara, helipad MBH, akses utama menuju KIPP, hingga area Istana Garuda.
Personel Polres PPU disebar di lapangan, bekerja berdampingan dengan Polda Kalimantan Timur, Brimob, dan satuan tugas lainnya, untuk memastikan setiap tahapan kunjungan berjalan aman.
Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Andreas Alek Danantara menegaskan, pengamanan tidak hanya soal kekuatan personel, tetapi juga kecepatan membaca situasi di lapangan.
“Setiap anggota sudah dibagi tugasnya dengan jelas. Perubahan situasi sekecil apa pun harus cepat ditangkap dan langsung dilaporkan,” ungkapnya.
Polres PPU mengedepankan pengamanan berlapis, terutama di area yang masih dalam proses pembangunan.
Personel lalu lintas mengatur kelancaran arus, satuan intelijen memantau dinamika wilayah.
Sementara satuan pengamanan objek vital dan tim sterilisasi memastikan lokasi kegiatan benar-benar aman sebelum Presiden tiba.
Pendekatan kepada masyarakat juga menjadi perhatian. Anggota di lapangan diarahkan tetap komunikatif saat berinteraksi dengan warga, pekerja proyek, maupun tamu yang berada di kawasan IKN, tanpa mengurangi ketegasan pengamanan.
Selama rangkaian kunjungan berlangsung, situasi di Kabupaten PPU terpantau aman dan kondusif.
Tidak ada gangguan berarti, dan seluruh agenda Presiden berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah, sampai kegiatan selesai semuanya berjalan lancar. Ini hasil kerja bersama, tapi Polres PPU memastikan pengamanan di wilayah kami berjalan maksimal,” pungkasnya. (*)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar