Prabowo Tiba di Kualanamu Setelah Lawatan ke Pakistan dan Rusia, Pantau Bencana Sumut-Aceh

Prabowo Tiba di Kualanamu Setelah Lawatan ke Pakistan dan Rusia, Pantau Bencana Sumut-Aceh

Kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Bandara Kualanamu

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, pada Jumat dini hari (12/12/2025) setelah menuntaskan rangkaian kunjungan kerja ke Pakistan dan Rusia. Pesawat kepresidenan mendarat sekitar tengah malam dan langsung memasuki area parkir VVIP.

Setibanya di Kualanamu, Presiden disambut oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, serta Mensesneg Prasetyo Hadi. Seskab Teddy Indra Wijaya turut mendampingi Presiden dalam agenda ini. Dari bandara, rombongan langsung bergerak menuju Kota Medan untuk melanjutkan rangkaian kegiatan.

Kedatangan Joko Widodo kali ini merupakan kunjungan kedua dalam rangka penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Pada awal Desember lalu, tepatnya Senin (1/12), Presiden meninjau lokasi pengungsian di Tapanuli Tengah. Kemudian pada Minggu (4/12/2025), ia memimpin Rapat Terbatas (Ratas) di Aceh untuk menyusun langkah lanjutan mitigasi bencana.

Dalam rapat tersebut, Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait mempercepat proses pemulihan, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur, lahan pertanian yang rusak, serta perbaikan rumah warga yang terdampak banjir dan longsor.

Rangkaian Kegiatan Presiden di Wilayah Bencana

Pemulihan pasca-bencana menjadi fokus utama pemerintah dalam menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat. Presiden Joko Widodo telah menunjukkan komitmennya untuk segera mengambil langkah-langkah nyata dalam membangun kembali wilayah yang terkena dampak banjir dan longsor. Berikut beberapa langkah yang dilakukan:

  • Peninjauan Lokasi Pengungsian
    Pada awal Desember, Presiden melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengungsian di Tapanuli Tengah. Dalam kunjungan ini, ia memberikan arahan kepada petugas dan masyarakat terkait kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, serta perlindungan kesehatan.

  • Rapat Terbatas di Aceh
    Dalam Rapat Terbatas yang diadakan pada Minggu (4/12/2025), Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk bekerja sama dalam mempercepat proses pemulihan. Fokus utama adalah infrastruktur, lahan pertanian yang rusak, serta perbaikan rumah warga yang terdampak bencana.

  • Koordinasi dengan Pemda dan Instansi Terkait
    Presiden juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi bencana. Hal ini bertujuan agar semua pihak dapat saling mendukung dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara efektif.

Langkah-Langkah Pemulihan Pasca-Bencana

Beberapa langkah strategis yang direncanakan oleh pemerintah dalam pemulihan pasca-bencana antara lain:

  • Perbaikan Infrastruktur
    Pemerintah akan segera memulai pekerjaan perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas umum yang rusak akibat banjir dan longsor. Proses ini akan dilakukan secara cepat dan efisien untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.

  • Pemulihan Lahan Pertanian
    Lahan pertanian yang terkena dampak banjir akan segera diperbaiki. Pemerintah akan memberikan bantuan berupa benih, alat pertanian, dan pelatihan teknis kepada petani untuk memulihkan produksi tanaman.

  • Perbaikan Rumah Warga
    Rumah-rumah yang rusak akibat bencana akan segera diperbaiki. Pemerintah akan menyalurkan bantuan berupa dana dan material untuk memastikan warga memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.

Kesimpulan

Presiden Joko Widodo telah menunjukkan komitmen kuat dalam menangani bencana yang terjadi di Sumatera Utara dan Aceh. Melalui kunjungan-kunjungan dan rapat-rapat yang dilakukan, pemerintah berupaya memastikan bahwa masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali beraktivitas. Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan