Prajurit Tangguh dalam Pandangan Pimpinan, Sosok Pratu Farkhan Marpaung

Prajurit Tangguh dalam Pandangan Pimpinan, Sosok Pratu Farkhan Marpaung

Pratu Farkhan Syauqi Marpaung, Prajurit yang Dianggap Tangguh oleh Komandan Batalyon

Sosok Pratu Farkhan Syauqi Marpaung diakui sebagai prajurit tangguh yang dimiliki Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti. Hal ini disampaikan oleh Komandan Brigif 25/Siwah Aceh, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera saat memimpin upacara pemakaman di Kediaman Pratu Farkhan Syauqi Marpaung, Dusun IV, Desa Hessa Air Genting, Air Batu, Kabupaten Asahan, pada Sabtu (3/1/2026).

"Pratu Farkhan memiliki motivasi yang tinggi dan menjadi contoh bagi rekan-rekannya serta adik-adiknya. Seperti yang saya sampaikan tadi, Pratu Farkhan adalah prajurit yang tangguh," ujar Komandan Brigif 25/Siwah, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera.

Prajurit muda ini juga dikenal sebagai sosok yang siap ditempatkan di mana saja. Menurutnya, Pratu Farkhan adalah orang yang fleksibel, mudah bergaul, serta tegas dalam menjalankan tugas.

"Kami adalah orang tuanya, mentor, pelatih, abang, saudara, dan juga sahabatnya. Kami tahu dia adalah anak yang tangguh," tambahnya.

Komandan Brigif 25/Siwah juga tidak menyangkal adanya dugaan penganiayaan yang dialami oleh Pratu Farkhan Syauqi Marpaung. Ia menyatakan bahwa kasus tersebut sedang diusut oleh pihak satuan TNI Angkatan Darat, dan langsung diperintahkan oleh Panglima TNI, Agus Subianto.

"Adik kita meninggal karena sakit, dan memang ada dugaan kekerasan. Namun kejadian tersebut terjadi di daerah penugasan, sehingga ada proses dan mekanisme dalam memeriksa dan menyelidiki kasus ini," kata Danbrigif 25/Siwah, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera.

Menurutnya, hasil dari pemeriksaan tersebut belum bisa diputuskan karena ada mekanisme yang lebih profesional, dan seluruhnya dikawal langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

"Panglima TNI, KASAD, Pangdam, dan mengutus saya untuk kemari menghadiri kegiatan ini. Kami juga orang tuanya, kami juga bapaknya, pelatihnya. Kami juga kehilangan," ujarnya.

Ia meminta masyarakat untuk percaya kepada proses dan bersama-sama mengawal kasus ini. Menurutnya, terduga pelaku sudah diamankan dan kini ditahan di POM Timika, sejauh ini hanya satu orang yang ditangkap. Namun, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, barang kali ada pelaku lainnya.

Proses Penyelidikan yang Dilakukan oleh TNI

TNI telah memulai penyelidikan terhadap kasus yang menimpa Pratu Farkhan Syauqi Marpaung. Proses ini dilakukan dengan mekanisme yang profesional dan transparan. Komandan Brigif 25/Siwah, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera, menjelaskan bahwa penyelidikan ini tidak hanya dilakukan oleh satuan TNI Angkatan Darat, tetapi juga didampingi oleh pihak-pihak yang lebih tinggi seperti Panglima TNI dan KASAD.

Proses penyelidikan ini dilakukan agar dapat ditemukan fakta-fakta yang sebenarnya terkait kejadian yang menimpa Pratu Farkhan. Selain itu, pihak TNI juga berkomitmen untuk memberikan keadilan kepada keluarga korban dan masyarakat luas.

  • Mekanisme penyelidikan yang digunakan melibatkan beberapa tahapan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan bukti-bukti, dan analisis data.
  • Proses ini juga akan diawasi secara ketat oleh pihak yang berwenang agar tidak ada intervensi atau manipulasi informasi.
  • Hasil akhir dari penyelidikan ini akan diumumkan secara resmi setelah semua proses selesai dilakukan.

Peran Keluarga dan Rekan-rekan Prajurit

Selain proses penyelidikan yang dilakukan oleh TNI, peran keluarga dan rekan-rekan Pratu Farkhan Syauqi Marpaung juga sangat penting dalam menuntut keadilan. Komandan Brigif 25/Siwah, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendampingi keluarga korban dalam proses hukum yang sedang berlangsung.

"Kami adalah orang tua, mentor, pelatih, abang, saudara, dan juga sahabatnya. Kami akan terus mendukung keluarga korban dalam proses hukum ini," ujarnya.

Rekan-rekan sesama prajurit juga turut merasa kehilangan dan prihatin atas kejadian ini. Mereka berharap proses penyelidikan dapat segera menemukan kebenaran dan memberikan keadilan bagi Pratu Farkhan Syauqi Marpaung.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan