Pratu Farkhan Syauqi Marpaung Diarak ke Pekuburan Keluarga

Pratu Farkhan Syauqi Marpaung Diarak ke Pekuburan Keluarga

Pemakaman Prajurit TNI yang Meninggal dengan Dugaan Penganiayaan

Prajurit Satu (Pratu) Farkhan Syauqi Marpaung kini telah disemayamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Dusun V, Desa Hessa Air Genting, Air Batu, Kabupaten Asahan, pada Sabtu (3/1/2026). Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Upacara penghormatan dipimpin langsung oleh inspektur upacara, Kolonel Inf Dimar Bahtera.

Tangis keluarga tak terbendung saat melihat peti jenazah anaknya dibawa dari masjid dekat rumahnya di Dusun IV, Desa Hessa Air Genting, Air Batu, Kabupaten Asahan ke TPU. Ibu Pratu Farkhan Syauqi Marpaung, Marsinah Wati Silalahi, terlihat lemas dan bersandar di bahu keluarga. Ia terus mengucapkan doa untuk putranya.

"Anakku, sehat-sehat kamu ya nak. Selamat jalan anakku," ucap ibunya sembari langkah barisan prajurit TNI bergema mengantarkan peti jenazah ke dalam ambulans. Iringan sirene ambulans mengiringi perjalanan Pratu Farkhan Syauqi Marpaung menuju kediaman terakhirnya.

Komandan Brigrif 25/Siwah, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera, membenarkan adanya dugaan penganiayaan yang dialami oleh Pratu Farkhan Syauqi Marpaung. Menurutnya, kasus tersebut sedang diusut oleh pihak satuan TNI Angkatan Darat dan diperintahkan langsung oleh panglima TNI, Agus Subianto.

"Adik kita meninggal karena sakit, dan memang ada dugaan kekerasan. Tapi kejadiannya ada di daerah penugasan, jadi ada proses dan mekanisme dalam memeriksa dan menyelidiki kasus ini," kata Danbrifif 25/Siwah, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa memutuskan hasil dari pemeriksaan tersebut, karena ada mekanisme yang lebih profesional dan seluruhnya dikawal langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. "Panglima TNI, KASAD, Pangdam, dan mengutus saya untuk kemari menghadiri kegiatan ini. Kami juga orang tuanya, kami juga bapaknya, kami pelatihnya. Kami juga kehilangan," katanya.

Kolonel Dimar Bahtera meminta masyarakat untuk yakin kepada proses penyelidikan dan meminta agar kasus ini dikawal bersama-sama. "Terduga pelaku sudah diamankan, dan kini ditahan di POM Timika, sejauh ini masih satu orang. Tapi kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, barang kali ada pelaku lainnya," jelasnya.

Proses Penyelidikan dan Langkah yang Dilakukan

Penyelidikan terhadap kasus kematian Pratu Farkhan Syauqi Marpaung dilakukan secara profesional dan transparan. Pihak TNI menegaskan bahwa semua proses hukum akan dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam hal ini, pihak militer tidak hanya bertindak sebagai institusi, tetapi juga sebagai keluarga besar yang turut merasakan kehilangan.

  • Proses penyelidikan dilakukan oleh satuan TNI Angkatan Darat.
  • Kasus ini telah diperintahkan langsung oleh panglima TNI.
  • Ada mekanisme yang harus diikuti dalam penyelidikan, termasuk pengawasan langsung dari presiden.
  • Terduga pelaku telah ditahan di POM Timika.
  • Pihak TNI masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari kemungkinan adanya pelaku lain.

Tanggapan Keluarga dan Masyarakat

Keluarga korban sangat berharap proses hukum dapat segera diselesaikan dengan adil. Mereka juga memohon dukungan dari masyarakat untuk tetap percaya pada sistem yang berlaku. Dengan adanya pengawasan dari pihak yang berwenang, diharapkan kasus ini dapat segera mendapatkan kepastian hukum.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan