
Arsenal Kembali Memimpin Klasemen, Tapi Masih Ada Pertanyaan
Arsenal kembali menutup Hari Natal sebagai pemuncak klasemen Premier League. Pemandangan ini sudah cukup familiar dalam beberapa musim terakhir, namun selalu disertai satu tanda tanya besar: apakah kali ini The Gunners bisa bertahan hingga Mei?
Ujian berikutnya datang pada Sabtu ini saat Brighton & Hove Albion mengunjungi Emirates Stadium. Di atas kertas, Arsenal unggul hampir di semua aspek, tetapi sejarah pertemuan dan karakter Brighton sering membuat laga ini jauh dari kata sederhana.
Performa Arsenal yang Stabil
Kemenangan tipis 1-0 atas Everton pada 20 Desember lalu membawa Arsenal kembali ke posisi teratas, berkat eksekusi penalti Viktor Gyokeres. Hasil tersebut menegaskan konsistensi pasukan Mikel Arteta di tengah badai cedera yang belum sepenuhnya reda.
Ini menjadi kali kelima Arsenal memimpin klasemen saat Natal dalam sejarah Premier League. Namun, empat kesempatan sebelumnya selalu berakhir dengan kegagalan mengangkat trofi. Di era Arteta sendiri, Arsenal sudah dua kali mengalami hal serupa, hanya untuk disalip Manchester City di paruh kedua musim.
Meski demikian, performa musim ini memberi harapan baru. Arsenal telah memenangkan 12 dari 17 laga liga, tak terkalahkan di kandang, dan hanya sekali kehilangan poin di Emirates, yakni saat ditahan Manchester City 1-1. Catatan 25 gol dan hanya enam kebobolan di kandang menjadi fondasi kuat dalam perburuan gelar.
Yang patut dicermati, Brighton bukan lawan favorit Arsenal di Emirates. Dari delapan pertemuan liga, The Gunners hanya menang tiga kali. Menariknya, semua kemenangan itu selalu berakhir dengan skor identik 2-0. Arsenal juga belum kalah dalam empat pertemuan terakhir melawan Brighton, meski dua di antaranya berakhir imbang.
Performa Brighton yang Stabil, Tapi Tumpul di Lini Depan
Di bawah Fabian Hurzeler, Brighton menjalani musim yang relatif tenang. Tak terlalu mengancam papan atas, tetapi juga cukup aman dari zona degradasi. Namun, grafik performa mereka cenderung datar.
Empat laga liga tanpa kemenangan menjadi sinyal bahwa Brighton sedang kehilangan momentum. Hasil imbang 0-0 melawan Sunderland pekan lalu menegaskan masalah lama: kesulitan mencetak gol, terutama di babak pertama. Musim ini, Brighton tercatat 12 kali gagal mencetak gol sebelum turun minum, terburuk di Premier League.
Produktivitas juga menjadi isu besar. Brighton hanya tiga kali mencetak lebih dari dua gol dalam satu laga liga dan baru satu kali menjebol gawang lawan dalam tiga pertandingan terakhir. Meski demikian, Brighton punya catatan unik di Emirates: setiap kali mereka mencetak gol di sana, mereka selalu pulang dengan poin.
Laga kontra Sunderland juga menyoroti identitas Brighton sebagai tim muda. Hurzeler menurunkan starting XI termuda musim ini, namun di sisi lain masih mengandalkan James Milner yang nyaris berusia 40 tahun, gambaran kontras dari proyek jangka panjang klub.
Kondisi Tim
Dengan jadwal padat, Arteta diperkirakan kembali melakukan rotasi terbatas. David Raya akan kembali di bawah mistar, sementara trio Zubimendi, Declan Rice, dan Martin Odegaard siap mengontrol lini tengah. Bukayo Saka dan Gyokeres hampir pasti menjadi tumpuan serangan.
Namun, Arsenal masih harus kehilangan beberapa nama penting seperti Gabriel Magalhaes, Ben White, Kai Havertz, dan Max Dowman. Kondisi Piero Hincapie juga masih dipantau.
Di kubu Brighton, Lewis Dunk dan Diego Gomez kembali dari skorsing, sementara Danny Welbeck dan Jan Paul van Hecke berpeluang tampil. Absennya Carlos Baleba karena AFCON tetap menjadi lubang di lini tengah.
Perkiraan Susunan Pemain
Arsenal:
Raya; Timber, Saliba, Calafiori, Lewis-Skelly; Zubimendi, Rice, Odegaard; Saka, Gyokeres, Martinelli
Brighton:
Verbruggen; Wieffer, Veltman, Dunk, Kadioglu; Ayari, Gomez, Gruda; Mitoma, Rutter, Minteh
Prediksi Skor Akhir
Arsenal memiliki semua prasyarat untuk mempertahankan posisi puncak: stabil di kandang, solid di lini tengah, dan efektif dalam memanfaatkan momen. Brighton bisa merepotkan jika mampu mencuri gol lebih dulu, tetapi ketajaman mereka masih menjadi tanda tanya besar.
Jika Arsenal bermain dengan tempo terkontrol dan disiplin, laga ini berpotensi kembali mengikuti pola lama.
Prediksi skor: Arsenal 2–0 Brighton
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar