
Ramalan Primbon Jawa untuk Kelahiran 21 Desember 2002
Primbon Jawa merupakan salah satu warisan budaya yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Jawa. Selain menjadi panduan dalam mengetahui karakter seseorang, Primbon juga digunakan untuk memprediksi nasib dan perjalanan hidup berdasarkan hitungan wuku dan weton. Tanggal lahir 21 Desember 2002 memiliki makna khusus jika dilihat melalui perspektif Primbon Jawa. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai ramalan tersebut.
Weton dan Wuku: Dasar Perhitungan
Tanggal lahir 21 Desember 2002 jatuh pada hari Sabtu Saniscara. Dalam sistem penanggalan Jawa, tanggal tersebut disebut sebagai 16 Syawal 1935 dengan pasaran Legi. Sementara itu, dalam sistem penanggalan Hijriah, tanggal tersebut berada pada 16 Syawal 1423. Dari segi weton, hari ini memiliki arti khusus yang berkaitan dengan kepribadian dan nasib seseorang.
Watak Berdasarkan Weton
Dalam Primbon Jawa, setiap hari memiliki ciri khas yang bisa menggambarkan sifat seseorang. Untuk hari Setu, orang yang lahir di hari ini biasanya membuat orang sekitarnya merasa senang, namun sulit untuk ditebak. Pasaran Legi juga memberikan ciri khas seperti bertanggung jawab, murah hati, dan mudah bergaul. Namun, mereka juga sering terkena fitnah dan tidak mudah tidur di malam hari. Meski begitu, mereka memiliki keberuntungan yang cukup besar.
Selain itu, ada beberapa istilah lain dalam Primbon Jawa yang menjelaskan sifat seseorang, seperti:
- Haståwårå/Padewan: Rudra, yang berarti angker dan berwibawa, tetapi juga kejam.
- Sadwårå: Wurukung, yang menggambarkan hewan yang kurang waspada.
- Sångåwårå/Padangon: Dadi, yang menggambarkan kayu dengan selera tinggi dan tidak mau dilebihi orang lain.
- Saptåwårå/Pancasuda: Bumi Kapethak, yang menggambarkan sifat suka bekerja dan kuat menderita.
- Rakam: Mantri Sinaroja, yang menunjukkan kemuliaan dan kemampuan menjalankan tugas dengan baik.
- Paarasan: Lakuning Rêmbulan, yang menggambarkan sifat mempesona dan tenang.
Watak Berdasarkan Wuku
Wuku juga memainkan peran penting dalam menentukan sifat seseorang. Untuk tanggal lahir 21 Desember 2002, wuku yang dimaksud adalah Jlg. pujud. Dalam Primbon Jawa, wuku ini memiliki makna khusus. Dewa Bumi yang terkait dengan wuku ini adalah Bethara Guritno. Pohonnya adalah Rembuyut, yang memiliki penampilan yang baik dan sering dicari. Burung Emprit Tondhang juga memiliki makna bahwa orang yang lahir dalam wuku ini mandiri dalam penghasilan dan ucapannya baik.
Terdapat juga beberapa aral atau hal-hal yang harus dihindari, seperti ditenung atau disantet. Sedekah yang dianjurkan adalah nasi tumpeng dengan lauk ayam merah dan kuluban dari sembilan macam bahan. Doa yang dianjurkan adalah qunut dan slawat sebanyak 30 ketheng. Kala Jaya Bumi berada di barat laut dan menghadap tenggara. Saat wukunya berjalan selama tujuh hari, sebaiknya menghindari bepergian ke arah barat laut.
Arti dan Keistimewaan Wuku Jlg. pujud
Wuku Jlg. pujud memiliki ciri khas yang unik. Orang yang lahir dalam wuku ini memiliki nafsu besar dan sering dikaitkan dengan nuansa kebirahian. Meskipun demikian, wuku ini baik untuk mencari nafkah, memelihara hewan, serta menanam palakirna (buah-buahan). Namun, tidak disarankan untuk merencanakan pergi mencari syarat atau tujuan tertentu.
Kesimpulan
Ramalan Primbon Jawa untuk kelahiran 21 Desember 2002 memberikan gambaran tentang kepribadian, nasib, dan perjalanan hidup seseorang. Meskipun hanya ramalan, banyak orang percaya bahwa informasi ini dapat membantu mereka lebih memahami diri sendiri. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan menjadi referensi tambahan dalam memahami karakter dan nasib seseorang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar