Primbon Jawa: Arti Kelahiran 27 Desember 2002 Berdasarkan Wuku dan Weton

Primbon Jawa: Arti Kelahiran 27 Desember 2002 Berdasarkan Wuku dan Weton

Ramalan Primbon Jawa untuk Kelahiran Tanggal 27 Desember 2002

Primbon Jawa adalah salah satu warisan budaya yang masih dipercaya oleh masyarakat, baik di Pulau Jawa maupun di luar pulau tersebut. Banyak orang percaya bahwa Primbon bisa menjadi acuan dalam mengetahui keberuntungan atau karakter seseorang berdasarkan perhitungan wuku dan weton. Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai ramalan Primbon Jawa untuk seseorang yang lahir pada tanggal 27 Desember 2002.

Informasi Umum tentang Kelahiran Tanggal 27 Desember 2002

Tanggal Masehi: 27 Desember 2002, Jumat Sukra
Tanggal Jawa: 22 Syawal 1935, Jemuwah Pahing
Tanggal Hijriah: 22 Syawal 1423

Dari data di atas, dapat diketahui bahwa hari kelahiran seseorang tersebut adalah Jemuwah Pahing. Setiap hari memiliki makna tersendiri berdasarkan Primbon Jawa, termasuk dalam hal watak, pergaulan, harta, jodoh, serta kecocokan dalam pekerjaan.

Watak Berdasarkan Weton

  • Dina: Jemuwah
    Sifatnya energik dan mengagumkan. Orang yang lahir pada hari ini biasanya penuh semangat dan mudah menarik perhatian orang lain.

  • Pasaran: Pahing
    Orang dengan pasaran Pahing cenderung ingin memiliki barang, sangat berhitung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, dan banyak musuh. Mereka juga cenderung mudah tersinggung dan marah jika tidak diperlakukan dengan baik. Namun, mereka juga suka kebersihan dan sering tertipu.

  • Haståwårå/Padewan: Guru
    Memiliki bakat memimpin dan kemampuan untuk memberi serta merayu orang lain.

  • Sadwårå: Wurukung
    Mengandung makna kurang waspada, seperti seekor hewan yang tidak terlalu hati-hati.

  • Sångåwårå/Padangon: Wogan
    Menunjukkan sifat sabar dan mantap dalam menerima segala sesuatu.

  • Saptåwårå/Pancasuda: Tunggak Semi
    Rejekinya selalu ada, meskipun akan habis, tetapi akan kembali lagi.

  • Rakam: Mantri Sinaroja
    Memperoleh kemuliaan dan mampu menjalankan tugas dengan baik, namun cenderung angkuh.

  • Paarasan: Lakuning Srêngéngé
    Selalu sentosa, berwibawa, mampu menghidupi diri sendiri, serta menerangi lingkungan sekitarnya.

Watak Berdasarkan Wuku

  • Dewa Bumi: Bethara Tantra
    Mengandung makna sebagai pelindung bagi orang sakit. Pohonnya disebut Gendhayakan, yang melambangkan kebaikan dan perlindungan.

  • Burungnya Cocak
    Burung ini dikenal pandai berbicara dan lebih nyaman tinggal di perkotaan.

  • Gedhongnya terbuka pintunya
    Menggambarkan sifat ikhlas dan dermawan.

  • Memandhi (menyunggi praja)
    Ucapannya bernuansa panas, artinya orang ini cenderung bicara dengan nada keras.

  • Ngiwakake banyu (meminggirkan ke kiri pasu air)
    Menggambarkan sifat kurang baik dalam budi pekerti.

  • Pahang ora pinuju ing ati (Pahang tidak berkenan di hati)
    Mudah tersinggung dan sulit menerima pendapat orang lain.

  • Aralnya: dianiaya
    Ada kemungkinan mengalami perlakuan tidak adil dari orang lain.

  • Sedekah / sesaji
    Nasi gurih dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya ayam putih lembaran.

  • Do'anya: rasul, slawatnya: 40 ketheng
    Doa dan slawat yang digunakan untuk melengkapi ritual.

  • Kala Jaya Bumi: ada di selatan menghadap ke utara
    Artinya posisi bumi saat wuku ini berjalan menghadap ke utara.

  • Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju ke arah selatan
    Dalam Primbon Jawa, waktu-waktu tertentu memiliki pengaruh terhadap keberuntungan seseorang.

  • Pahang ibarat burung terkena jerat: lengah
    Wuku Pahang baik untuk mengobati penyakit, menanam apa saja, dan menikah, tetapi tidak baik untuk bepergian jauh, mencari nafkah, merencanakan, atau memperbaiki sesuatu.

Kesimpulan

Ramalan Primbon Jawa untuk kelahiran tanggal 27 Desember 2002 menunjukkan bahwa seseorang yang lahir pada hari tersebut memiliki sifat-sifat yang kompleks. Mulai dari energik dan penuh semangat, hingga mudah tersinggung dan suka menolong. Meski hanya ramalan, informasi ini bisa menjadi referensi tambahan untuk memahami diri sendiri dan orang lain.










Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan