
Ramalan Primbon Jawa untuk Kelahiran 30 Desember 2002
Primbon Jawa merupakan salah satu warisan budaya yang sangat dihargai oleh masyarakat Jawa dan juga banyak orang di luar Pulau Jawa. Primbon ini digunakan sebagai panduan dalam memahami karakter, keberuntungan, serta nasib seseorang berdasarkan perhitungan wuku dan weton. Meskipun hanya ramalan, banyak orang percaya bahwa informasi yang diberikan dapat memberikan wawasan tentang kehidupan seseorang.
Primbon Jawa sendiri merupakan kitab yang berasal dari nenek moyang dan memiliki kaitan erat dengan hubungan manusia terhadap alam semesta. Hingga saat ini, primbon masih digunakan sebagai acuan dalam menentukan tindakan atau sikap dalam beraktivitas sehari-hari. Banyak kitab primbon telah disimpan oleh pemerintah Indonesia di Perpustakaan Nasional, seperti Kitab Ta'bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, dan Lontarak Bola.
Berikut adalah ramalan Primbon Jawa untuk seseorang yang lahir pada tanggal 30 Desember 2002:
Weton dan Wuku
Tanggal Masehi: 30 Desember 2002
Hari: Senin Soma
Tanggal Jawa: 25 Syawal 1935
Hari: Senen Kliwon
Tanggal Hijriah: 25 Syawal 1423
Watak Berdasarkan Weton
-
Dina (Hari): Senen
Sifatnya selalu berubah, indah, dan sering mendapatkan simpati dari orang sekitar. -
Pasaran (Bulan): Kliwon
Pandai berbicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh dalam memilih makanan, dan sering mendapat keselamatan serta doa. -
Haståwårå/Padewan: Brama
Tidak sabaran dan emosional. -
Sadwårå: Mawulu
Selalu was-was dan curiga. -
Sångåwårå/Padangon: Dadi
Berselera tinggi dan tidak ingin dilebihi orang lain. -
Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wirang
Sering mengalami malu atau dipermalukan. -
Rakam: Macan Kêtawan
Berkecukupan namun hatinya selalu resah. -
Paarasan: Aras Kêmbang
Memiliki daya tarik yang kuat terhadap lawan jenis.
Watak Berdasarkan Wuku
-
Dewa Bumi: Bethara Wisnu
Pohonnya adalah Parijatha, yang artinya cekatan tetapi nakal (suka mengganggu orang). -
Burungnya: Sepahan
Selalu prihatin terhadap kondisi sekitar. -
Kuruwelut air jernih di dalam pasu / jembangan
Hatinya dipenuhi perasaan selamat dan aman. -
Aralnya: terkena peluru
Mengandung makna bahwa ada ancaman yang harus diwaspadai. -
Sedekah / sesaji: kambing tujah atau topong
Dianjurkan untuk melakukan sedekah atau sesajen agar mendapatkan perlindungan. -
Do'anya: selamat kabulna, slawatnya: uang senilai satu gram emas
Harapan untuk mendapatkan perlindungan dan keberuntungan. -
Kala Jaya Bumi: ada di atas menghadap ke bawah
Menggambarkan posisi yang tidak stabil. -
Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari memanjat
Untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan. -
Kuruwelut ibarat pohon kapas kekeringan
Menggambarkan kelemahan dan sakit-sakitan. -
Wuku Kuruwelut baik untuk melihat-lihat calon mantu, merencanakan membuat atau memperbaiki rumah
Cocok untuk pengambilan keputusan penting. -
Tidak baik untuk bepergian, memperbaiki apa saja, mengobati penyakit, menanam jujutan (tanaman sejenis jagung)
Dianggap tidak cocok untuk aktivitas tertentu.
Ramalan ini memberikan gambaran tentang karakter, nasib, dan perjalanan hidup seseorang berdasarkan hitungan tradisional Jawa. Meski hanya ramalan, informasi ini bisa menjadi referensi tambahan untuk mengenal diri lebih baik. Tetap bijak dalam menyikapi ramalan ini, dan jadikan sebagai panduan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar