Profil Armia Fahmi: Agama, Istri, dan Jenderal Polri yang Didukung Partai Aceh jadi Bupati Aceh Tami

Profil Armia Fahmi: Agama, Istri, dan Jenderal Polri yang Didukung Partai Aceh jadi Bupati Aceh Tamiang

Kehidupan dan Karier Armia Fahmi, Bupati Aceh Tamiang yang Pernah Jadi Jenderal Polisi

Armia Fahmi, yang kini menjabat sebagai Bupati Aceh Tamiang periode 2025–2030, memiliki latar belakang karier yang sangat berbeda dari para bupati biasanya. Ia bukanlah seorang politisi yang berasal dari jalur akademis atau birokrasi, melainkan seorang purnawirawan Polri dengan pangkat jenderal bintang dua. Keputusannya untuk beralih ke dunia politik daerah membuatnya menjadi sorotan nasional, terutama setelah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi lokasi banjir di Desa Sukajadi, Karang Baru, Aceh Tamiang, pada Jumat (12/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Armia Fahmi atas keberaniannya memilih untuk berkontribusi dalam pemerintahan daerah. Ia juga menyebut nama-nama pejabat daerah lain yang hadir, termasuk Gubernur Aceh Muzakir Manaf, sebelum secara khusus menyoroti latar belakang Armia Fahmi sebagai mantan perwira tinggi kepolisian.

Latar Belakang Karier di Kepolisian

Lahir di Banda Aceh pada 12 Oktober 1966, Armia Fahmi tumbuh di Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Ia lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1990, satu angkatan dengan beberapa perwira tinggi Polri yang kemudian menduduki posisi penting di tingkat nasional. Selama lebih dari tiga dekade, ia menghabiskan masa dinasnya dalam berbagai jabatan strategis di bidang sumber daya manusia dan pembinaan organisasi.

Salah satu jabatan penting yang pernah ia emban adalah Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh. Pengalaman ini semakin memperkuat kedekatannya dengan masyarakat Aceh. Jabatan terakhir yang dipegangnya di Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah Analis Kebijakan Utama Bidang Sosial Budaya Kapolri, posisi yang menuntut pengalaman, kedewasaan, serta pemahaman sosial yang kuat.

Perjalanan Menuju Dunia Politik

Setelah pensiun dari kepolisian pada tahun 2024, Armia Fahmi memutuskan untuk melanjutkan pengabdian melalui jalur politik. Ia bergabung dengan Partai Aceh, partai lokal yang memiliki basis kuat di wilayah tersebut. Keputusan ini sempat menarik perhatian publik karena ia memilih mengundurkan diri dari Polri demi mengikuti kontestasi Pilkada 2024 secara konstitusional.

Dalam Pilkada Aceh Tamiang 2024, Armia Fahmi maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Ismail. Hasil rekapitulasi pleno menunjukkan bahwa pasangan ini memperoleh 90.669 suara, unggul jauh dari kotak kosong yang meraih 29.370 suara. Kemenangan ini mengantarkan Armia Fahmi sebagai Bupati Aceh Tamiang periode 2025–2030.

Profil Pribadi dan Keluarga

Dalam kehidupan pribadi, Armia Fahmi diketahui beragama Islam. Ia menikah dengan Ny. Yuyun Armia Fahmi, yang selama ini mendampinginya baik saat bertugas di kepolisian maupun dalam perjalanan politik menuju kursi kepala daerah.

Berikut adalah profil lengkap Armia Fahmi:

  • Nama Lengkap: Drs. Armia Fahmi, M.H.
  • Tempat, Tanggal Lahir: Banda Aceh, 12 Oktober 1966
  • Usia: 59 tahun
  • Agama: Islam
  • Status: Menikah
  • Nama Istri: Ny. Yuyun Armia Fahmi

Latar Belakang Pendidikan

  • Pendidikan: Akademi Kepolisian (Akpol) 1990
  • Angkatan: Satu angkatan dengan Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri dan Komjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak
  • Latar Belakang Daerah: Menghabiskan masa pendidikan dan tumbuh besar di Kuala Simpang, Aceh Tamiang

Karier Politik

  • Partai Politik: Partai Aceh
  • Mengundurkan diri dari Polri pada 2024 untuk mengikuti Pilkada
  • Calon Bupati Aceh Tamiang 2024, berpasangan dengan Ismail
  • Hasil Pilkada Aceh Tamiang 2024:
  • Perolehan suara: 90.669 suara
  • Kotak kosong: 29.370 suara
  • Jabatan Bupati Aceh Tamiang Periode 2025–2030
  • Wakil Bupati: Ismail

Kesimpulan

Armia Fahmi, mantan jenderal polisi yang beralih ke jalur politik daerah, kini menjadi salah satu tokoh yang menarik perhatian publik. Dengan dukungan penuh dari Partai Aceh, ia membuktikan bahwa peralihan dari dunia kepolisian ke dunia politik bisa dilakukan dengan sukses. Kehidupan dan karier Armia Fahmi menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin berkontribusi dalam pemerintahan daerah.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan