
Profil Dakota Fanning: Aktris Hollywood yang Berbakat Sejak Usia Dini
Dakota Fanning adalah salah satu aktris ternama di dunia hiburan yang telah menorehkan nama besar dalam industri perfilman. Ia dikenal tidak hanya karena bakatnya, tetapi juga kemampuannya dalam memerankan berbagai karakter dengan sangat mengesankan sejak usia muda.
Latar Belakang dan Awal Karier
Dakota Fanning lahir dengan nama lengkap Hannah Dakota Fanning pada 23 Februari 1994 di Conyers, Georgia, Amerika Serikat. Ia berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang olahraga profesional. Sang ibu, Heather Joy, pernah menjadi atlet tenis, sementara ayahnya, Steven J. Fanning, sempat bermain basket di liga kecil sebelum beralih profesi sebagai tenaga penjualan elektronik di California. Selain itu, Dakota juga memiliki adik perempuan, Elle Fanning, yang kini sukses sebagai aktris papan atas Hollywood.
Bakat akting Dakota Fanning sudah terlihat sejak masih kecil. Orang tuanya memberikan dukungan penuh dengan mengizinkannya belajar di sebuah studio teater yang lokasinya tak jauh dari rumah. Dari sanalah, pelatih aktingnya menyarankan agar Dakota serius menekuni dunia seni peran. Atas pertimbangan tersebut, keluarga Fanning memutuskan pindah ke Los Angeles demi mendukung cita-cita Dakota. Awalnya kepindahan itu bersifat sementara, namun kemudian menjadi keputusan permanen setelah peluang karier mulai berdatangan.
Dalam bidang pendidikan, Dakota Fanning lulus dari Campbell Hall School, California, pada 2011. Di tahun yang sama, ia melanjutkan pendidikan ke Universitas New York (New York University).
Perjalanan Karier yang Mengesankan
Karier Dakota Fanning dimulai dari dunia periklanan. Ia pertama kali muncul sebagai model iklan produk Tide, sebelum akhirnya mendapatkan berbagai peran kecil di televisi. Beberapa serial populer yang pernah dibintanginya sebagai bintang tamu antara lain ER, Ally McBeal, The Practice, Malcolm in the Middle, dan Spin City. Debutnya di layar lebar dimulai lewat film Tomcats (2001).
Namun, peran yang benar-benar melambungkan namanya adalah karakter Lucy Dawson dalam film drama I Am Sam (2001). Penampilan Dakota yang emosional di usia belia menuai banyak pujian. Pada tahun-tahun berikutnya, Dakota terus aktif membintangi film-film besar, seperti Trapped dan Sweet Home Alabama (2002), serta Uptown Girls dan The Cat in the Hat (2003).
Nama Dakota semakin kokoh di Hollywood setelah tampil dalam Man on Fire (2004) bersama Denzel Washington dan Hide and Seek (2004), di mana ia beradu akting dengan Robert De Niro. Pada 2009, Dakota Fanning bergabung dalam waralaba sukses Twilight dengan memerankan Jane, vampir kejam dari klan Volturi. Ia tampil konsisten dalam sekuel The Twilight Saga: New Moon (2009), Eclipse (2010), hingga Breaking Dawn Part 2 (2012).
Di sela kesuksesan Twilight, Dakota juga mencuri perhatian lewat film biografi musik The Runaways (2010), di mana ia berperan sebagai rocker remaja Cherie Currie dan beradu akting dengan Kristen Stewart.
Setelah itu, Dakota lebih banyak mengeksplorasi film-film independen, seperti Night Moves (2013), Effie Grey (2014), The Benefactor (2015), Brimstone (2016), American Pastoral (2016), serta film musikal Viena and the Fantomes (2016). Selain film layar lebar, Dakota Fanning juga aktif di dunia televisi. Ia membintangi serial Netflix The Alienist (2018) bersama Daniel Brühl dan Luke Evans. Pada tahun yang sama, Dakota tampil dalam film aksi bertabur bintang Ocean’s Eight (2018) bersama Sandra Bullock, Cate Blanchett, dan Anne Hathaway.
Kariernya kembali mendapat sorotan pada 2019 saat ia terlibat dalam film arahan Quentin Tarantino, Once Upon a Time in Hollywood, yang juga dibintangi Brad Pitt dan Leonardo DiCaprio. Hal ini menjadikan Dakota semakin dikenal sebagai aktris yang memiliki talenta luar biasa dan mampu menghadapi tantangan di dunia perfilman.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar