
JAKARTA, nurulamin.pro
- PSSI secara resmi mengumumkan penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026). Keputusan ini menjadi awal dari era baru sepak bola nasional, dengan federasi mempercayakan proyek jangka panjang kepada sosok berpengalaman yang memiliki rekam jejak di level Piala Dunia.
Herdman bukan sekadar pelatih baru. Ia dikenal sebagai arsitek tim yang mampu membangun fondasi kuat, meningkatkan mentalitas, serta membawa tim nasional bersaing di panggung dunia. Dalam pengumuman resminya, PSSI menegaskan bahwa Herdman dipilih melalui proses evaluasi menyeluruh. Federasi menilai rekam jejak internasional Herdman paling sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini, baik dari sisi prestasi, pendekatan taktik, maupun pembangunan tim berkelanjutan.
Profil John Herdman
John Herdman lahir di Consett, County Durham, Inggris, pada 19 Juli 1975. Ia mengantongi lisensi kepelatihan tertinggi, UEFA Pro Licence. Berbeda dari banyak pelatih papan atas lainnya, Herdman tidak memiliki latar belakang sebagai pemain profesional. Ia langsung menekuni dunia kepelatihan sejak usia muda, dengan fokus pada pendekatan ilmiah, sistem permainan, serta pengembangan mental dan karakter pemain.
Herdman dikenal memiliki gaya kepelatihan modern dengan disiplin tinggi. Ia fleksibel dalam menerapkan formasi dan taktik, menyesuaikan dengan karakter pemain serta kekuatan lawan. Selain aspek teknis, Herdman juga menaruh perhatian besar pada manajemen manusia. Konsep kebersamaan, kepercayaan, dan mentalitas kolektif menjadi fondasi utama tim-tim asuhannya. Pendekatan ini dinilai relevan dengan kebutuhan Timnas Indonesia yang tengah membangun identitas permainan yang kuat dan berkarakter.
Kiprah John Herdman di Kanada
Nama John Herdman mulai dikenal luas ketika menangani tim nasional putri Kanada. Bersama tim tersebut, ia tampil di Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011. Tidak hanya itu, Herdman juga mencetak sejarah dengan membawa Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016. Rangkaian prestasi tersebut mengukuhkan reputasinya sebagai pelatih yang mampu menjaga konsistensi performa di turnamen elite dunia.
Kesuksesan Herdman berlanjut di sektor putra. Ia dipercaya menangani timnas Kanada sejak 2018 dan mencatat pencapaian monumental dengan membawa mereka lolos ke Piala Dunia Qatar 2022. Momen itu menjadi sejarah, mengingat Kanada sebelumnya absen selama 36 tahun dari ajang Piala Dunia. Di bawah asuhan Herdman, peringkat FIFA Kanada juga melonjak signifikan, dari posisi 77 dunia menjadi peringkat 33. Transformasi tersebut menjadi bukti nyata kapasitas Herdman sebagai pelatih pembangun tim.
Agenda Padat Timnas Indonesia Sepanjang 2026
Pada tahun 2026, Herdman langsung dihadapkan pada agenda padat bersama Timnas Indonesia. Timnas senior dijadwalkan tampil di FIFA Series pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026, dengan laga yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Setelah itu, Timnas Indonesia masih akan menjalani agenda FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November 2026.
Selain laga internasional, skuad Garuda juga akan bersiap menghadapi Piala AFF 2026 yang dijadwalkan mulai bergulir pada 25 Juli 2026. Penunjukan John Herdman membawa harapan besar sekaligus tantangan. Publik menantikan perubahan gaya bermain Timnas Indonesia, peningkatan konsistensi performa, serta hasil nyata di level regional dan internasional.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar