Profil Sudarno, ASN Kabupaten Bogor yang Jadi Sorotan Karena Perselingkuhan
Sudarno kini menjadi sorotan di media sosial setelah menggantung status istri sah demi selingkuhannya. Meski belum bercerai secara sah, ia kini sudah tinggal bersama selingkuhannya. Ia merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Sudarno berselingkuh dengan seorang wanita yang juga ASN di Disdik Kabupaten Bogor.
Perselingkuhan keduanya pertama kali diviralkan oleh anak Sudarno pada Juni 2025. Saat itu, Kadisdik Kabupaten Bogor, Rusliandy, tidak menampik bahwa kedua anak buahnya terlibat perselingkuhan. Rusliandy mengaku kedua orang tersebut sudah diperiksa, namun hasil pemeriksaan hingga kini belum diketahui. Ia juga belum mengungkap sanksi yang akan diberikan kepada Sudarno dan selingkuhannya, Sani Handayani.
"Sanksi nunggu hasil pemeriksaan, gak bisa diduga-duga karena nanti pemeriksaan yang akan mengungkapkan kira-kira jenis sanksinya seperti apa," kata Rusliandy pada Selasa 17 Juni 2025.

Kini kasus perselingkuhan Sudarno kembali heboh di media sosial. TribunnewsBogor.com sudah mencoba mengkonfirmasi ke Rusli, namun chat WhatsApp yang dikirim sampai pukul 10.00 WIB belum juga dibalas. Sudarno viral di media sosial setelah anaknya, Dila, datang ke rumahnya.
Darno mengaku sudah tinggal bersama Sani karena sudah menikah siri. "Secara keluarga, gak ada surat," katanya seperti dikutip dari video postingan akun TikTok @choco.dilla. Ia tak mampu menjawab perihal waktu, dimana, dan siapa penghulu yang menikahkan.
Mirisnya terungkap setelah enam bulan ketahuan selingkuh, Sudarno justru naik pangkat menjadi pembina /IV.a. "Bapak tuh PNS, ASN, bagaimana bisa seorang ASN pembina baru diangkat 1 November 2025 diangkat menjadi pembina IV.a, hah ? gak ada uangnya IV.a ? gimana ceritanya. Jadi dosen," kata Dila.
Dila protes karena Sudarno hanya memberi nafkah untuk ibu dan kakak adiknya sebesar Rp 1,5 juta setiap bulannya. Nafkah tersebut merupakan kewajiban lelaki yang menceraikan istrinya. Meski begitu Sudarno mengaku memang hanya menyanggupi nominal tersebut. "Bukan, uang itu udah habis di BJB semua, cek deh. Cek di BJB. Uang papi tuh udah Rp 4 juta sekian, habis dipotong, sama sertifikasi habis, bisa ngasih mama Rp 1,5 sama Aci sama anak-anak ya itu Rp 3 juta," katanya.
Dila pun kembali mempertanyakan perihal status Sudarno dan Sani sekarang. "Udah nikah bener ? Mama ok cerai secara agama, sama cewek itu ngapain ? Udah lapor RT belum punya istri baru ? kan harus lapor RT, katanya ASN masa gak tahu gitu doang lapor. Udah lapor belum ? Nikah gak ? Belum nikah kan ? Semuanya di sini ada yang kumpul kebo," kata Dila.

Sudarno pun mengaku sudah menikah siri dengan Sani Handayani. "Udah berkeluarga, smaa keluarga nikahnya agama. Nikah. Agama," katanya. Ia mengaku baru satu bulan menikah dengan Sani Handayani. "Di masjid lah, ada pokoknya bukan urusan. Baru berapa lah, sebulan," katanya.
Sudarno pun sampai bersumpah bahwa ia tak pernah melakukan zina dengan Sani. "Bapak gak pernah berdosa, gak pernah berzina, Demi Allah kalau berzina, azab bapak kalau berzina," katanya.
Latar Belakang Sudarno
Sudarno lahir di Karanganyar pada 2 September 1975. Pangkatnya Pembina /IV.a. Sudarno menjabat sebagai pengawas sekolah di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Dia merupakan lulusan Universitas Pakua. Mulai dari S1 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Manajemen Pendidikan sampai mendapat gelar doktor dari Manajemen Pendidikan di Universitas Pakuan.
Riwayat Pekerjaan Sudarno
- Pengajar Praktik CGP (2021-2022).
- Fasilitator Guru Penggerak (2023).
- Fasilitator Kur Merdeka Kemdibud (2023-2024)
- Instruktur Guru Penggerak (2024)
- Koordinator dan Pendamping Penulis Buku Mata Pelajaran Jendang SD, SMP, dan SMA (2024).
- Pengawas Wilayah Nanggung, Jasing, Leuwiliang, dan Pamijahan (2022 s.d 2025).
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar