Program Kesehatan Gratis 2025 Capai 70 Juta Peserta dengan Partisipasi 96 Persen

Program Kesehatan Gratis 2025 Capai 70 Juta Peserta dengan Partisipasi 96 Persen

Capaian Signifikan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2025

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat pencapaian yang luar biasa sepanjang tahun 2025. Jumlah peserta yang hadir dalam program ini telah melebihi angka 70 juta orang, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh pemerintah. Hingga tanggal 29 Desember 2025, program ini dianggap berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan rutin.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang tinggi dalam program tersebut. Menurutnya, capaian ini mencerminkan perubahan positif dalam perilaku kesehatan masyarakat.

“Partisipasi lebih dari 70 juta peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujar Aji Muhawarman, Rabu, 31 Desember 2025.

Aji juga mengapresiasi peran tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan CKG, baik di puskesmas, sekolah, maupun komunitas di berbagai daerah. Ia menilai keberhasilan CKG tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Berdasarkan Daily Report CKG per 29 Desember 2025 pukul 22.15 WIB, tercatat sebanyak 70.292.151 peserta hadir dari total 73.128.356 pendaftar, atau setara 96,12 persen. Kehadiran peserta didominasi oleh CKG Umum dengan tingkat kehadiran mencapai 96,97 persen.

Pada kategori CKG Umum, dari 47.393.692 pendaftar, sebanyak 45.957.044 orang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah. Sementara itu, CKG Sekolah juga mencatat tingkat partisipasi tinggi.

Dari total 25.734.664 pendaftar CKG Sekolah, sebanyak 24.335.107 peserta hadir atau setara 94,56 persen. Program ini menjangkau siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, termasuk pesantren dan sekolah luar biasa (SLB).

Program CKG yang merupakan salah satu quick win Presiden Prabowo Subianto telah dilaksanakan di 38 provinsi, mencakup 514 kabupaten dan kota, serta melibatkan 10.588 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Di sektor pendidikan, CKG Sekolah mencatat sebanyak 16.758.454 siswa telah memperoleh pemeriksaan kesehatan lengkap. Pelaksanaan program ini didukung oleh ribuan puskesmas yang aktif melayani sekolah-sekolah, termasuk di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Kementerian Kesehatan berharap Program Cek Kesehatan Gratis dapat terus diperkuat sebagai fondasi layanan kesehatan promotif dan preventif, guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan produktif.

Berbagai Kategori CKG yang Berjalan Lancar

  • CKG Umum
  • Total pendaftar: 47.393.692 orang
  • Peserta yang hadir: 45.957.044 orang
  • Tingkat kehadiran: 96,97 persen

  • CKG Sekolah

  • Total pendaftar: 25.734.664 orang
  • Peserta yang hadir: 24.335.107 orang
  • Tingkat kehadiran: 94,56 persen

  • CKG Umum dan Sekolah

  • Total peserta yang hadir: 70.292.151 orang
  • Total pendaftar: 73.128.356 orang
  • Tingkat kehadiran: 96,12 persen

Penyebaran CKG di Seluruh Indonesia

Program CKG telah mencakup berbagai wilayah di Indonesia, yaitu:

  • 38 provinsi
  • 514 kabupaten dan kota
  • 10.588 fasilitas kesehatan

Peran Puskesmas dalam CKG Sekolah

  • Ribuan puskesmas aktif melayani sekolah-sekolah
  • Termasuk wilayah terpencil dan sulit dijangkau
  • Menjangkau siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, serta SLB dan pesantren

Tujuan dan Harapan Kementerian Kesehatan

  • Memperkuat layanan kesehatan promotif dan preventif
  • Menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan produktif
  • Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan